— Sebanyak 1.097 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Apel kesiapan pengamanan berskala besar telah digelar di halaman Mapolres Bogor pada Senin (27/7/2026) untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh pihak yang terlibat dalam turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menyatakan bahwa pola pengamanan ketat yang diterapkan mengedepankan kolaborasi taktis dan sinergitas antarlembaga. “Pola pengamanan ketat yang diterapkan mengedepankan kolaborasi taktis dan sinergitas antarlembaga,” ujar AKBP Wikha dalam keterangannya.

Rincian personel yang diterjunkan meliputi 572 personel dari Polres Bogor, 297 personel BKO dari Polda Jawa Barat dan Mabes Polri. Selain itu, pengamanan juga melibatkan 228 personel dari instansi sektoral, termasuk 88 personel Kodim 0621/Kabupaten Bogor, 10 personel Denpom, 120 personel Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Bogor, serta 10 personel Gartap.

Seluruh personel yang terlibat langsung digeser menuju titik pengamanan strategis, meliputi penyekatan jalur utama, area luar stadion, hingga kantong-kantong parkir. Pengamanan terpadu ini disiagakan untuk mengantisipasi tingginya antusiasme suporter, mengingat kapasitas total Stadion Pakansari mencapai 30.857 penonton.

Tingginya minat penonton terlihat dari data penjualan tiket. Untuk laga perdana Timnas Indonesia melawan Kamboja, sebanyak 9.014 tiket telah terjual, ditambah program seat filling sebanyak 9.000 penonton. Sementara itu, untuk pertandingan melawan Vietnam, tiket yang terkonfirmasi terjual sudah mencapai 8.140 lembar dan diprediksi akan terus bertambah.

AKBP Wikha menegaskan kesiapan jajarannya bersama unsur TNI dan Pemkab Bogor untuk menyukseskan gelaran ASEAN Hyundai Cup 2026 secara profesional, humanis, dan sesuai standar keselamatan internasional. Ia mengimbau seluruh suporter dan masyarakat yang hadir untuk tetap tertib, mematuhi arahan petugas, serta menjaga suasana kondusif demi menjaga reputasi Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah event olahraga internasional.