Daerah, Kriminal, Nasional, Sumatera Selatan

Adik Ketua MPR Kena OTT, Jokowi: Jangan Bermain-main dengan Uang Rakyat!

PRESIDEN BERSIMPATI ATAS GEMPA DI PIDIE JAYA

Jurnalindonesia.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal operasi tangkap tangan KPK terhadap Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan bersama 11 orang lainnya. Jokowi menekankan pentingnya integritas bagi pejabat.

Jokowi mengapresiasi upaya dari lembaga antirasuah itu dalam memberantas praktik korupsi di Indonesia. Dia memuji KPK yang dianggapnya selalu bertindak profesional sesuai dengan kewenangannya.

“KPK selalu bertindak profesional sesuai dengan kewenangannya. Dan itu harus kita hargai,” kata Jokowi usai melantik 1.456 mahasiswa IPDN Angkatan XXV menjadi Pamong Praja Muda di Graha Wijaya Praja, Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jumat (27/7/2018).

Baca: Adik Kena OTT KPK, Zulkifli Hasan: Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jokowi memastikan telah menekankan pentingnya integritas kepada seluruh kepala daerah dan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN). Gubernur, bupati, hingga wali kota diminta tidak bermain dengan anggaran dan uang rakyat.

“Oleh sebab itu saya selalu menenkankan integritas. Saya sudah titip kepada seluruh bupati, wali kota, gubernur, seluruh ASN kita jangan ada yang bermain-main dengan yang namanya anggaran, dengan uang,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan ditangkap tangan oleh tim penindakan KPK. Penangkapan adik kandung Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan itu diduga terkait suap proyek infrastruktur di wilayahnya.

Baca: KPK Tangkap Tangan Adik Zulkifli Hasan

Dalam operasi senyap tersebut, tim tak hanya mengamankan Zainudin Hasan. Tim juga menyita uang sebesar Rp700 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.‎ Diduga uang itu bukti transaksi suap.

Zainudin ditangkap bersama 11 orang lainnya yang diantaranya, Kadis Pendidikan Lampung Selatan, Kadis Pekerjaan Umum Lampung Selatan, Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Selatan, serta pihak swasta.

KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum adik Ketum PAN tersebut bersama dengan enam orang lainnya.

Sumber: okezone

Loading...

Berita lainnya