Jurnal Indonesia — Argentina melaju ke babak berikutnya setelah menang 3-2 atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, tetapi kemenangan itu menyisakan kontroversi. Keputusan wasit dan intervensi VAR memicu kecaman luas dari para penggemar sepak bola di media sosial.
Mesir sempat unggul 2-0 sebelum Argentina membalikkan keadaan pada babak kedua. Namun, sejumlah keputusan wasit François Letexier asal Prancis—termasuk pembatalan satu gol Mesir melalui VAR—menimbulkan protes hingga menargetkan akun Instagram resmi FIFA.
Postingan momen Lionel Messi menangis usai laga menjadi fokus serangan komentar dari pengguna internasional. Beberapa akun menulis kritikan pedas, menggunakan sindiran dan tudingan terkait proses pertandingan.
“VARgentina,” ledek @marina.marcolan.
“Always VARgentina 💵💵💵💵,” sindir @andersonhrv.
“FIFA : Fix It For Argentina ✅,” kritik @sifaddly.
“Mencuri gol dari Mesir,” tukas @wintashakoooo.
“Tanding ulang,” pinta @sara_ahmed581.
“Selamat untuk anaknya FIFA,” cibir @hd.holic.
“Mesir pemenang sejati. Semua tahu apa yang dilakukan FIFA. Sebelumnya Amerika, sekarang Argentina,” kata @dentoshape.
Meski banyak kecaman, tuduhan terhadap FIFA dan ofisial pertandingan tersebut belum dipastikan kebenarannya. Respons keras dari suporter mencerminkan kekecewaan sekaligus keinginan agar pertandingan berlangsung adil.
Ada pula komentar yang menyorot nilai sportivitas. Pengguna @tonyshagg150 menulis bahwa kemenangan sejati tak hanya soal skor, tetapi juga menghormati prinsip keadilan dalam pertandingan.
Ikuti Jurnal Indonesia
