Jurnal Indonesia — Kekalahan pertama Chelsea di Premier League musim 2026/27 melawan Arsenal terasa sangat menyakitkan bagi manajer Xavi Alonso. Pertandingan yang digelar di Emirates Stadium pada Minggu (6/9/2026) malam WIB ini berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan sang juara bertahan.
Chelsea sempat unggul cepat melalui gol Morgan Rogers di menit kedua. Namun, Arsenal berhasil bangkit menyamakan kedudukan melalui Kai Havertz sebelum Martin Odegaard mencetak gol kemenangan bagi tim tuan rumah.
Kekalahan ini menghentikan catatan positif Alonso yang sebelumnya berhasil meraih tiga kemenangan beruntun di awal musim, termasuk di ajang Carabao Cup. Bagi Alonso, ini adalah kali pertama merasakan pahitnya kekalahan sejak memimpin The Blues.
“Penilaian dan rasanya adalah ini menyakitkan. Kalah itu menyakitkan. Menyakitkan dapat kekalahan pertama,” ujar Alonso kepada BBC Match of the Day. Ia menambahkan bahwa pertandingan tersebut berlangsung sangat intens dengan kedua tim memberikan perlawanan luar biasa.
“Mereka bermain dengan level konsentrasi, intensitas yang top. Kami sudah mencoba, kami mencetak gol cepat, setelah itu Arsenal menekan kami dan kami sedikit kesulitan untuk memegang kendali permainan,” jelas Alonso.
Meskipun demikian, Alonso menilai pertandingan berjalan cukup berimbang setelah gol penyama kedudukan Arsenal. “Setelah gol penyama, pertandingan cukup berimbang. Kami punya beberapa peluang. Ini soal detail. Begitu Anda kebobolan, Anda harus tahu itu cuma satu gol. Kecewa karena kami tidak membawa pulang apa pun dari sini,” tutupnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.