Jurnal Indonesia — Spanyol menunjukkan ambisi yang tak surut meskipun telah mengoleksi seluruh trofi mayor dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Kekuatan timnas ini ditopang oleh perpaduan antara pemain muda berbakat dan senior berpengalaman yang menjaga semangat juang tetap menyala.
Dalam tiga tahun terakhir, Spanyol telah menorehkan sejarah dengan meraih gelar UEFA Nations League 2023, Piala Eropa 2024, dan yang terbaru, Piala Dunia 2026. Prestasi gemilang ini belum termasuk keberhasilan tim U-23 yang sukses membawa pulang medali emas Olimpiade Paris dua tahun lalu.
Muncul kekhawatiran bahwa pencapaian luar biasa ini dapat mengurangi motivasi ‘La Furia Roja’. Namun, bek Eric Garcia dengan tegas membantah anggapan tersebut. Menurutnya, rentetan gelar yang diraih justru semakin memicu hasrat tim untuk mempertahankan dominasi mereka di kancah sepak bola internasional.
“Ini adalah sumber kebanggaan. Menurut saya, seiring berjalannya waktu, kami semakin menyadari hal itu, menyadari apa yang telah kami capai, dan itu benar-benar menjadi sumber kebanggaan,” ujar Garcia, seperti dikutip dari Tribuna.
Ia menambahkan, “Saya rasa itulah yang membedakan tim biasa saja dengan tim yang bagus atau sangat bagus: hasrat untuk menang itu selalu ada.”
Garcia menjelaskan lebih lanjut, “Pada akhirnya, kami memiliki perpaduan yang pas antara pemain yang sangat muda dan mereka yang lebih berpengalaman, yang telah melalui lebih banyak hal, dan menurut saya, kombinasi itulah yang memastikan hasrat tersebut tidak akan hilang.”
Pemain Barcelona itu menegaskan, “Saya rasa kami sadar bahwa kami bisa mencetak lebih banyak sejarah lagi. Bagi saya, itulah hal terindah sekaligus tantangan terbesar yang kami hadapi.”
Spanyol dijadwalkan akan memulai kiprahnya di musim baru UEFA Nations League pada akhir pekan ini. Dalam kompetisi tersebut, mereka tergabung dalam grup yang sama dengan Inggris, Kroasia, dan Republik Ceko.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.