Jurnal Indonesia — Jakarta – Tim nasional Brasil harus puas bermain imbang 1-1 melawan Australia dalam laga uji coba FIFA Matchday yang digelar di Stadium Queensland Country Bank, Queensland, pada Jumat (25/9). Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menilai kondisi rumput lapangan menjadi faktor utama yang menyulitkan timnya.
Gol Australia dicetak oleh Irankunda melalui tendangan bebas yang indah. Brasil baru bisa menyamakan kedudukan di menit akhir injury time melalui sundulan Rayan memanfaatkan sepak pojok, sehingga terhindar dari kekalahan.
Ancelotti memuji semangat juang anak asuhnya yang tidak menyerah hingga peluit akhir dibunyikan. Namun, ia secara tegas mengkritik kualitas rumput di lapangan yang dinilainya sangat buruk dan menghambat permainan timnya.
“Kondisi lapangan itu tidak bagus,” ujar Ancelotti seperti dilansir dari ESPN. “Lapangan itu… sulit untuk bermain di lapangan seperti ini. Dan kami berharap mendapatkan lapangan yang lebih baik untuk pertandingan berikutnya.”
Kondisi lapangan memang menjadi sorotan utama. Stadion Queensland Country Bank diketahui lebih sering digunakan untuk menggelar pertandingan olahraga American Football dan Rugby League, yang mungkin mempengaruhi kualitas rumputnya.
Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic, turut menyuarakan pandangannya yang senada dengan Ancelotti. Ia juga berharap stadion selanjutnya yang akan digunakan memiliki kondisi rumput yang lebih baik.
“Saya sendiri sering tidak puas dengan kondisi lapangan di banyak pertandingan dan saya tidak pernah mendengar ada orang yang membahasnya setelah pertandingan usai,” cetus Popovic. “Kami tentu ingin bermain di lapangan dengan rumput yang mulus seperti karpet, seperti yang kami alami di Piala Dunia. Itu adalah impian bagi kami, namun saat ini, impian itu masih jauh dari kenyataan,” tutupnya.
Pertemuan kedua antara Australia dan Brasil dijadwalkan kembali pada 29 September mendatang.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.