Jurnal Indonesia — JAKARTA – Andrea Pirlo angkat bicara mengenai spekulasi pencalonannya sebagai pelatih Timnas Italia. Mantan pemain legendaris yang akrab disapa ‘Il Maestro’ ini menegaskan bahwa namanya tidak lagi masuk dalam daftar kandidat.
Sebelumnya, Pirlo sempat digadang-gadang sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan posisi pelatih Timnas Italia. Namanya semakin santer diberitakan, terutama setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti dikabarkan menolak tawaran untuk membesut ‘La Nazionale’.
Di tengah memanasnya spekulasi tersebut, Pirlo justru terseret isu tak sedap. Ia dikait-kaitkan dengan sebuah perusahaan judi asal Rusia bernama Fonbet. Pirlo memang diketahui menjadi duta merek global untuk Fonbet sejak Oktober 2025. Bersama eks rekan setimnya di Timnas Italia, Marco Materazzi, ia bahkan sempat mengunjungi Rusia untuk menghadiri laga final Piala Rusia di Stadion Luzhniki, Moskow, pada 24 Mei 2026.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Timnas Italia secara resmi mencoret nama Pirlo dari daftar kandidat pelatih pada Minggu (26/7/2026) malam waktu setempat. Menanggapi hal tersebut, Pirlo akhirnya buka suara melalui unggahan di Insta Story miliknya, mengklarifikasi kontroversi yang meliputinya.
“Demi menghormati lembaga-lembaga, Federasi, dan semua pihak yang terlibat, saya memilih untuk tetap diam hingga saat ini. Namun, setelah mengetahui tadi malam saya bukan lagi kandidat menjadi pelatih tim nasional Italia, saya merasa berkewajiban buat mengklarifikasi beberapa aspek,” kata Pirlo dalam unggahan di Insta Story, Senin (27/7) siang WIB.
Pirlo menambahkan, “Sepanjang karier saya, pertama sebagai pemain dan sekarang sebagai pelatih, saya selalu menjalankan aktivitas saya sepenuhnya sesuai dengan hukum negara tempat saya bekerja dan kontrak yang telah saya tandatangani.”
“Kolaborasi profesional, yang menjadi subjek kontroversi baru-baru ini, bermula selama perjalanan profesional saya di Uni Emirat Arab dan bersifat komersial dan olahraga semata. Mengaitkan makna politik pada kolaborasi ini sama artinya dengan menuduh saya memiliki keyakinan yang tidak pernah saya ungkapkan dan tidak saya pegang,” tegasnya.
Saat ini, Andrea Pirlo masih berstatus sebagai pelatih klub Uni Emirat Arab, Dubai United. Pria berusia 47 tahun itu telah dikontrak sejak 2025 dan berhasil membawa tim tersebut promosi ke UAE Pro League.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.