— Apple dilaporkan mengajukan permohonan izin kepada pemerintah Amerika Serikat untuk membeli chip memori dan penyimpanan dari perusahaan China yang tercantum dalam daftar hitam. Langkah ini dimaksudkan untuk meredam tekanan pasokan dan kenaikan harga komponen memori yang belakangan menekan biaya produksi perangkat.

Perusahaan target adalah ChangXin Memory Technologies (CXMT), yang dimasukkan ke dalam daftar 1260H oleh Kementerian Pertahanan AS dengan alasan adanya dugaan hubungan dengan militer China. Secara teknis, Apple tidak dilarang berbisnis dengan CXMT, tetapi pembelian tersebut memerlukan restu pemerintah agar terhindar dari sanksi atau konsekuensi lain.

Langkah Apple dan Respons Potensial

Sumber internal menyebut Apple mulai mengajukan pembicaraan ke Kementerian Perdagangan AS sekitar sebulan lalu dan juga aktif berdiskusi dengan kontaknya di Washington terkait izin tersebut. Tujuan utama adalah memperoleh pasokan chip memori tambahan untuk mengatasi kekurangan yang tengah terjadi.

Dalam beberapa waktu terakhir, Apple menghadapi peningkatan biaya komponen sehingga sempat menaikkan harga sebagian produknya. CEO Apple sebelumnya telah memperingatkan keterbatasan opsi untuk mengelak dari dampak krisis memori.

Posisi Regulasi dan Politik

CXMT sebelumnya telah ditetapkan sebagai perusahaan yang terkait militer China oleh Kementerian Pertahanan AS, dan turut masuk dalam daftar entitas Kementerian Perdagangan pada tahun lalu. Belum ada kepastian apakah pemerintahan saat ini akan menyetujui permintaan izin tersebut.

Apabila izin diberikan, hal itu diyakini akan menimbulkan reaksi politik. Seorang anggota Kongres AS dari Partai Republik yang juga memimpin komite terkait China memperingatkan bahwa keputusan seperti ini akan menjadi kesalahan besar.

“Pilihan Apple untuk bermitra dengan perusahaan militer China akan menjadi kesalahan besar,”

Pernyataan itu menyebut kerja sama semacam ini dianggap berisiko memperkuat dominasi rantai pasokan penting oleh China dan meningkatkan ketergantungan industri teknologi AS pada pihak asing, padahal menurutnya negara seharusnya fokus membangun rantai pasokan yang aman bersama sekutu.

Alternatif Rantai Pasok

Saat ini Apple mendapatkan pasokan chip memori dari beberapa produsen termasuk Micron (AS) serta Samsung dan SK Hynix (Korea Selatan). Namun proses permintaan izin ini menunjukkan perusahaan sedang mencari opsi tambahan di tengah tekanan pasokan global.