Jurnal Indonesia — JAKARTA – Aston Villa dilaporkan sedang dalam pembicaraan tahap lanjut dengan Chelsea untuk merekrut pemain sayap Alejandro Garnacho. Negosiasi ini mencakup opsi peminjaman dengan potensi kewajiban untuk mempermanenkan status pemain asal Argentina tersebut.
Garnacho masuk dalam daftar jual Chelsea meskipun baru didatangkan dari Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu. Pemain berusia 22 tahun ini tampaknya tidak masuk dalam skema permainan yang diinginkan oleh pelatih Xabi Alonso.
Manajer Aston Villa, Xabi Alonso, pekan lalu sempat mengindikasikan adanya ketertarikan dari klub lain terhadap Garnacho. Ia menyatakan bahwa Chelsea, bersama pemain dan perwakilannya, sedang mencari solusi terbaik bagi semua pihak yang terlibat.
Menurut laporan BBC, negosiasi antara Aston Villa dan Chelsea untuk Garnacho telah memasuki tahap lanjutan. Kesepakatan yang dibidik adalah transfer pinjaman dengan opsi pembelian di akhir masa peminjaman.
Pembicaraan ini terjadi menyusul kesepakatan transfer lain antara kedua klub, yaitu kepindahan Morgan Rogers ke Aston Villa. Chelsea dikabarkan telah menyetujui biaya transfer senilai 117 juta paun untuk Rogers.
Jika transfer Garnacho berhasil terealisasi, ia akan menjadi rekrutan keempat bagi Aston Villa pada bursa transfer musim panas ini. Klub tersebut tercatat cukup aktif dalam jendela transfer kali ini, sekaligus telah melepas empat pemain.
Alejandro Garnacho bergabung dengan Chelsea dari Manchester United pada musim lalu. Namun, selama berseragam The Blues, ia mengalami kesulitan untuk mendapatkan waktu bermain reguler. Musim lalu, ia hanya menjadi starter sebanyak 22 kali dari total 43 penampilan di semua kompetisi.
Ikuti Jurnal Indonesia
