Jurnal Indonesia — JAKARTA – Pierre-Emerick Aubameyang menunjukkan kebangkitan performa yang mengejutkan di Liga Spanyol bersama klub barunya, Deportivo La Coruna. Kepindahannya di musim panas 2026 dari Marseille dengan mahar 1,6 juta Euro dan kontrak dua musim, ternyata berbuah manis di lapangan.
Meski telah memasuki usia 37 tahun, Aubameyang tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Dalam empat pertandingan awal musim ini di Liga Spanyol, ia berhasil mencetak empat gol. Performa ini membuktikan bahwa ia masih memiliki sentuhan magis yang dinantikan para penggemar.
Aubameyang menyatakan ambisinya untuk mengembalikan kejayaan Deportivo La Coruna. “Saya dulu melihat Deportivo adalah tim besar, bermain di Liga Champions dan pernah menjuarai LaLiga. Maka, saya akan memberikan yang terbaik untuk membawa klub ini kembali seperti itu,” tegasnya, seperti dilansir dari Marca.
Deportivo La Coruna memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Spanyol. Klub ini pernah meraih gelar LaLiga pada musim 1999/2000, diperkuat oleh pemain-pemain bintang seperti Roy Makaay, dan mampu mendobrak dominasi Real Madrid serta Barcelona. Namun, setelah periode kejayaan, klub tersebut mengalami pasang surut, bahkan sempat terdegradasi, sebelum akhirnya kembali promosi ke Liga Spanyol musim ini setelah absen selama delapan tahun.
Aubameyang bertekad untuk mengukir sejarah baru bersama klub tersebut. “Saya mau menulis sejarah di klub ini, selangkah demi selangkah,” ujarnya.
Motivasi tinggi Aubameyang ini terlihat dari performa terbaiknya di lapangan. Pelatih Deportivo, Antonio Hidalgo, memuji etos kerja sang pemain. “Apa yang Auba lakukan itu sungguh luar biasa. Dia punya talenta, tapi lebih dari itu, dia selalu bekerja keras di sesi latihan,” ungkap Hidalgo. Ia menambahkan, “Kami bagai tim baru di musim ini. Kami harus fokus, karena perjalanan masih panjang.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.