Jurnal Indonesia — JAKARTA – Bek tengah Como, Jacobo Ramon, menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rasa sakit hati terhadap Real Madrid meskipun tidak mendapatkan kesempatan bermain di tim utama klub raksasa Spanyol tersebut. Ramon, yang kini berusia 21 tahun, bergabung dengan Como pada musim panas 2025 setelah menghabiskan waktu di akademi Real Madrid sejak 2013.
Meski tak pernah debut di skuad senior Los Blancos, Ramon kini menjadi pilihan utama di lini pertahanan Como di bawah asuhan pelatih Cesc Fabregas. Ia melihat kepindahan banyak pemain akademi Madrid ke klub lain sebagai sebuah kesuksesan.
“Ini pertanda baik karena menunjukkan betapa efektifnya kinerja akademi pemain muda. Mereka mungkin tidak mendapatkan banyak menit bermain di tim utama, namun mereka memperoleh kesempatan bermain di tempat lain,” ujar Ramon, mengutip laporan dari Tribuna.
Lebih lanjut, Ramon menambahkan bahwa kesempatan bermain di klub lain memberikan kepercayaan diri bagi para pemain muda untuk berkembang. “Hal ini memberi mereka kepercayaan diri untuk berkembang sebagai pesepakbola dan menunjukkan kualitas permainan mereka yang luar biasa,” tegasnya.
Real Madrid memang dikenal sering melepas pemain-pemain hasil didikan akademinya. Selain Jacobo Ramon yang kini bermain di Como, ada pula Nico Paz yang juga berasal dari akademi yang sama. Sejumlah nama besar lain seperti Victor Munoz (Liverpool), Gonzalo Garcia (Fulham), Marcos Llorente (Atletico Madrid), Achraf Hakimi (PSG), dan Martin Odegaard (Arsenal) juga pernah menimba ilmu di akademi Real Madrid sebelum meraih kesuksesan di klub lain.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.