— Jakarta – Gelandang tim nasional Inggris, Jude Bellingham, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Meskipun merasa ada beberapa keputusan yang mengejutkan, Bellingham tetap menunjukkan sikap hormat.

Pertandingan yang digelar pada Kamis (16/7) tersebut berakhir dengan kekalahan Inggris 1-2 dari Argentina. Inggris sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Gordon, namun Argentina berhasil membalikkan keadaan di menit-menit akhir lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.

Menurut laporan talkSport, laga tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi dan banyak pelanggaran. Argentina tercatat melakukan 15 pelanggaran, sementara Inggris melakukan 11 pelanggaran. Wasit yang memimpin pertandingan ini adalah Ismail Elfath, yang berasal dari Maroko. Dalam pertandingan tersebut, Argentina menerima tiga kartu kuning, sedangkan Inggris hanya satu kartu kuning.

Usai peluit panjang dibunyikan, sebuah momen terekam kamera menunjukkan Jude Bellingham bersalaman dengan wasit Ismail Elfath. Dalam percakapan singkat tersebut, Bellingham tampak menyampaikan kekecewaannya dengan nada yang tenang.

“Beberapa keputusan mengejutkan, tapi all the best,” ujar Bellingham kepada wasit. Ismail Elfath hanya mengangguk sebagai respons tanpa membalas ucapan sang pemain.

Sikap Bellingham ini menuai pujian dari sejumlah pengamat sepak bola yang mengapresiasi caranya menyampaikan unek-unek dengan kepala dingin meskipun dalam situasi yang emosional.

Wasit Ismail Elfath sendiri telah menjadi wasit di Major League Soccer (MLS) sejak tahun 2012. Di Piala Dunia 2026, Elfath memimpin total empat pertandingan.