— Real Madrid mengeluhkan kinerja wasit setelah mengalami kekalahan dari Atletico Madrid. Menanggapi hal tersebut, Presiden LaLiga, Javier Tebas, mengkritik sikap yang ditunjukkan oleh klub berjuluk Los Merengues tersebut.

Kekalahan Real Madrid terjadi pada laga Liga Spanyol akhir pekan lalu, di mana mereka takluk 2-1 dari Atletico Madrid di Metropolitano Stadium. Pertandingan tersebut diwarnai oleh keputusan kontroversial wasit.

Salah satu momen krusial adalah kartu merah yang diberikan kepada bek Real Madrid, Dean Huijsen, setelah menjatuhkan Giuliano Simeone di kotak penalti. Awalnya hanya mendapat kartu kuning, keputusan tersebut diubah menjadi kartu merah setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR).

Selain itu, para pendukung Real Madrid juga menyoroti keputusan wasit Ortiz Arias yang tidak memberikan kartu merah kepada dua pemain Atletico Madrid, Cristian Romero dan Lee Kang-in, meskipun keduanya melakukan pelanggaran keras. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, secara terbuka mengecam keputusan wasit tersebut.

Dalam sesi jumpa pers pasca-pertandingan, Mourinho bahkan membawa foto berukuran A4 yang menampilkan aksi pelanggaran Romero dan Lee, menilai keduanya layak mendapatkan kartu merah.

Menyusul insiden tersebut, Real Madrid juga merilis pernyataan resmi. Klub yang dijuluki Los Blancos itu mengeluhkan kinerja wasit Ortiz Arias yang dinilai berat sebelah dan memengaruhi jalannya serta hasil pertandingan.

Menanggapi keluhan dari Real Madrid, Javier Tebas angkat bicara. Ia menyatakan memahami adanya komplain dari klub, namun tidak sepakat dengan cara penyampaian yang dilakukan oleh klub dan Mourinho.

Tebas menilai bahwa keputusan wasit di lapangan sudah diambil secara tegas. Ia berpendapat bahwa kekalahan Real Madrid bukan disebabkan oleh insiden-insiden yang terjadi, termasuk kartu merah yang diterima Dean Huijsen.

“Kami telah mengecam perilaku Real Madrid TV beberapa waktu lalu. Setelah kejadian kemarin, kami harus terus menjunjung tinggi standar etika,” ujar Tebas, seperti dilansir dari AS Diario.

“Itu adalah cara yang tidak adil dan kejam untuk menekan wasit,” tegasnya, mengkritik metode yang digunakan Real Madrid dalam menyampaikan protesnya.