Jurnal Indonesia — JAKARTA – Ambisi Chelsea untuk mendominasi di berbagai ajang semakin nyata dengan kehadiran amunisi baru di staf kepelatihan. Setelah mendatangkan Morgan Rogers, kini klub London Barat itu resmi merekrut Austin MacPhee, seorang pelatih spesialis bola mati yang sebelumnya bekerja di Aston Villa.
Kepindahan MacPhee ke Stamford Bridge dikonfirmasi oleh talkSport. Pria berusia 46 tahun itu telah mengakhiri masa baktinya bersama Aston Villa dan menerima tawaran dari Chelsea. MacPhee dikenal luas sebagai ahli dalam merancang strategi bola mati yang efektif.
Sebelum bergabung dengan Aston Villa pada tahun 2021, MacPhee sempat menimba pengalaman berharga dengan melatih di Tim Nasional Skotlandia. Ia juga pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Tim Nasional Portugal dalam persiapan Piala Dunia 2026, menunjukkan rekam jejaknya yang mentereng di kancah internasional.
Kehadiran MacPhee diharapkan dapat memberikan dimensi baru bagi serangan Chelsea, terutama dalam memanfaatkan situasi bola mati. Selama tiga musim membela Aston Villa, strategi bola mati racikan MacPhee terbukti ampuh, berhasil menyumbangkan 74 gol. Pada musim 2023/2024 lalu, Aston Villa bersama Arsenal menjadi tim dengan jumlah gol bola mati terbanyak di Eropa, masing-masing mencetak 29 gol.
Secara spesifik di Liga Inggris musim lalu, Aston Villa mencatatkan 18 gol dari bola mati, menempatkan mereka di posisi kedua di bawah Arsenal yang mengoleksi 25 gol. Mayoritas strategi bola mati MacPhee berfokus pada permainan build-up yang cerdas dari skema sepak pojok.
Pertanyaan besar pun muncul, akankah strategi bola mati yang inovatif dari Austin MacPhee mampu membuat Chelsea menjadi tim yang lebih berbahaya di musim mendatang?
Ikuti Jurnal Indonesia
