— Timnas Indonesia memulai kiprahnya di Piala AFF 2026 dengan hasil impresif usai membungkam Kamboja dengan skor telak 5-1. Dalam pertandingan tersebut, striker keturunan Indonesia-Australia, Mitchell Baker, tampil bersinar dan mencatatkan hattrick pada debutnya bersama skuad Garuda.

Gol pembuka kemenangan Timnas Indonesia tercipta pada menit ke-6 melalui sundulan Mitchell Baker, yang memanfaatkan umpan tendangan bebas dari Thom Haye. Tak berselang lama, pada menit ke-15, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor. Puncak performanya terjadi pada menit ke-56 ketika ia sukses mengukir gol ketiganya, melengkapi pesta gol Timnas Indonesia.

Dengan hattrick ini, Mitchell Baker menyusul jejak para penyerang legendaris Indonesia yang pernah meraih prestasi serupa di Piala AFF, seperti Bambang Pamungkas (2002), Zaenal Arief (2002), Ilham Jaya Kesuma (2004), dan Budi Sudarsono (2008). Prestasi ini semakin istimewa mengingat Baker baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 13 Juli lalu, hanya dua pekan sebelum pertandingan debutnya.

Baker, yang lahir di Melbourne dengan tinggi 196 cm, memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang orang tuanya berasal dari Yogyakarta dan Semarang. Saat ini, penyerang berusia 19 tahun itu telah dipilih oleh klub Major League Soccer (MLS), Colorado Rapids, dalam SuperDraft Picks 2026, meskipun kontrak resminya belum ditandatangani. Performa apiknya di Piala AFF 2026 berpotensi membawanya lebih dekat untuk mendapatkan kontrak profesional di kasta tertinggi sepak bola Amerika Serikat tersebut.

Kemenangan Timnas Indonesia tidak hanya disumbangkan oleh Baker. Sandy Walsh turut menggandakan keunggulan skuad Garuda pada menit ke-24 melalui tendangan penjuru yang dieksekusi Thom Haye. Pesta gol kemudian ditutup oleh Jens Raven yang mencatatkan namanya di akhir pertandingan.

Selain kontribusi gol, Thom Haye juga tampil gemilang dengan mencatatkan tiga assist atau hattrick assist. Satu-satunya gol balasan dari Kamboja dicetak oleh Chea Sokmeng, yang berhasil mengecoh kiper Nadeo Argawinata yang sempat dikira akan mengantisipasi umpan silang.

Meskipun meraih kemenangan besar, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan kekecewaannya karena timnya gagal mempertahankan clean sheet. “Kami kecewa karena seharusnya kami mau clean-sheet. Kami akan clean-sheet empat kali berturut-turut jika laga (uji coba) melawan Bali United dihitung, sayangnya kami gagal (clean-sheet), itulah yang membuat kecewa,” ujar Herdman.

Kemenangan telak ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia dalam mengawali perjalanannya di Piala AFF 2026. Tim asuhan John Herdman kini menempati posisi ketiga klasemen Grup A dengan tiga poin dari satu laga. Mereka berada di bawah Vietnam yang menang 7-0 atas Timor Leste dan Singapura yang memimpin klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan.