— Bek Prancis, Lucas Digne, menyatakan rasa kecewa yang mendalam setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Kekalahan Prancis dari Spanyol di babak semifinal, yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, meninggalkan luka bagi Digne.

Spanyol berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-0 berkat dua gol yang dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui tendangan penalti pada menit ke-22 dan Pedro Porro di menit ke-58. Gol pembuka Spanyol berasal dari hadiah penalti yang diberikan setelah Digne melakukan pelanggaran terhadap Lamine Yamal di dalam kotak terlarang.

Meskipun Digne menyatakan bahwa tindakannya bukan disengaja dan ia hanya berusaha menyapu bola, insiden tersebut berujung pada kekecewaan besar bagi dirinya dan timnas Prancis.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Digne menyampaikan perasaannya. “Begitulah, akhir dari sebuah mimpi. Mimpi seorang anak kecil, dan tentu saja mimpi ribuan orang di belakang kita,” tulis Digne. Ia menambahkan, “Kita selalu membayangkan begitu banyak hal, seringkali hal-hal yang paling indah. Tetapi akhir dari sebuah mimpi terkadang bisa sulit, dan kebangkitannya bahkan lebih brutal. Hal tersulit hari ini adalah menemukan kata-kata untuk mengungkapkan kekecewaan yang luar biasa ini.”

Pemain tersebut secara khusus menyalahkan dirinya sendiri atas hasil tersebut. “Pertama dan terutama, saya kecewa pada diri sendiri. Kecewa tim juga, untuk semua usaha yang telah kami lakukan, dan untuk kelompok pemain yang luar biasa ini,” ujarnya.

Digne juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan dukungan sepanjang turnamen. “Saya juga memikirkan semua orang yang melakukan perjalanan, serta mereka yang mendukung kami dari Prancis dan seluruh dunia. Dukungan Anda telah membawa kami sepanjang petualangan ini,” katanya.

Meskipun diliputi kekecewaan, Digne menyatakan kebanggaannya dapat mewakili Prancis. “Terlepas dari kekecewaan yang luar biasa ini, saya tetap bangga telah mewakili negara kita, dengan segala kekayaan, keragaman, dan semua orang yang membentuknya. Terima kasih untuk semuanya, untuk dukungan Anda, dan untuk semua emosi ini,” tutupnya.

Prancis kini dijadwalkan akan menghadapi Inggris dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang akan digelar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada Minggu (19/7/2026) subuh WIB.

Digne mengajak timnya untuk tetap berjuang di laga terakhir. “Anda luar biasa sepanjang kompetisi. Ini belum berakhir; kita masih memiliki podium yang harus kita raih,” pungkasnya.