Daerah, Jawa Timur

Drama Tetap Lanjut Meski Ada Insiden, Ini Penjelasan Koordinator “Surabaya Membara”

Insiden drama surabaya
Sejumlah pejuang Indonesia melawan pasukan Inggris pada pementasan drama kolosal Surabaya Membara di Surabaya, Jawa Timur, Senin (9/11/2018) malam. (Foto: Antara/Zabur Karuru)

Jurnalindonesia.co.id – Tiga orang tewas dan 20 orang mengalami luka dalam insiden yang terjadi saat berlangsungnya acara drama kolosal ‘Surabaya Membara’, Jumat (9/11/2018) malam di jalan Pahlawan, Surabaya.

Pada saat itu, puluhan penonton yang hadir memaksa untuk menonton dari atas viaduk atau jalur atas jembatan perlintasan kereta api.

Kecelakaan pun akhirnya tak dapat dihindarkan ketika kereta api lewat di perlintasan tersebut.

Meski demikian, drama yang melibatkan para pelajar dari sekolah SMP dan SMA se-Jawa timur itu tetap berlangsung ketika insiden terjadi.

Hanya saja acara yang diagendakan berlangsung selama 60 menit dipersingkat menjadi 40 menit. Dengan pertimbangan karena situasi dan kondisi para penonton yang sudah tak kondusif.

“Kami mempercepat drama tersebut yang tadinya 60 menit yang kita janjikan, hanya 40 menit,” ucap koordinator acara drama kolosal Surabaya Membara, Taufik, seperti dikutip dari tayangan Kompas TV.

“Terus terang emosi penonton sekian ribu itu tidak mungkin kita tahan begitu saja,” katanya lagi.

Baca juga: Kronologi Jatuhnya Bocah 9 Tahun Korban Tragedi “Surabaya Membara’

Koordinator acara drama kolosal Surabaya Membara

Koordinator acara drama kolosal Surabaya Membara, Taufik. (Foto: Kompas TV)

Taufik menjelaskan alasan pihak panitia masih tetap melanjutkan pagelaran drama meski ada insiden. Panitia beralasan, ada ribuan penonton yang sudah antusias dan rela jauh-jauh datang dari berbagai penjuru Jawa Timur ingin menyaksikan pagelaran tersebut.

“Mereka jauh-jauh mungkin karena masyarakat di desa, ada dari Madura, Kertosono, Kediri, mereka hadir datang ke sini untuk menyaksikan bagaimana peristiwa (drama kolosal) itu,” ujar Taufik.

Atas dasar itulah acara pun tetap berlangsung ketika peristiwa nahas tersebut terjadi.

“Maka kami harus berusaha untuk memberanikan diri walaupun drama ini kami percepat, itu karena pertimbangan emosi,” ucapnya.

Pihak panitia drama kolosal ‘Surabaya Membara’ pun akan segera berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan insiden itu.

“Kami yakin bahwa aparat terkait dan pihak kesehatan mampu untuk menyelesaikan ini, kami akan segera berkoordinasi,” tegas Taufik.

Baca juga: Insiden Drama “Surabaya Membara” yang Tewaskan 3 Orang, Ini Penjelasan KAI

Loading...

Tulis pendapat anda