Mancanegara

Duterte: Jika Anda Bisa Buktikan Tuhan Itu Ada, Saya Akan Mundur

Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: Reuters/Romeo Ranoco)

Jurnalindonesia.co.id – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, nampaknya tak pernah jauh dari kontroversi. Kali ini, presiden berusia 73 tahun itu mengatakan bahwa dirinya bersumpah akan mengundurkan diri dengan segera jika umat Nasrani mampu membuktikan adanya Tuhan.

“Jika siapa saja dari Anda di sana, kelompok yang suka ribut, yang mengatakan bahwa Anda pernah ke surga, berbicara dengan Tuhan, melihatnya secara pribadi, dan bahwa Dia itu ada, Tuhan yang merupakan Tuhan Anda, dan jika Dia memang sungguh ada, saya akan mengundurkan diri dari kepresidenan malam ini,” kata Duterte dalam pidato terbarunya seperti dilansir media Filipina, Philippine Star dan CNN Philippines, Sabtu (7/7/2018).

“Saya hanya butuh satu saksi yang mengatakan, ‘Wali Kota, orang-orang bodoh di gereja memerintahkan saya untuk pergi ke surga dan berbicara dengan Tuhan. Tuhan sungguh ada. Kita berfoto bersama dan saya membawa sebuah selfie,” lanjutnya.

Baca juga: ISIS Janjikan 42 Bidadari Surga, Duterte: Ini Ideologi Rusak dan Omong Kosong

Pidato ini dia sampaikan saat berbicara dalam Pekan Perayaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional di SMX Convention Center di Lanang, Davao City, kampung halaman Duterte pada Jumat (6/7) kemarin.

Dalam pidato tersebut, Duterte juga menyinggung soal konsep dosa turunan atau ‘original sin‘ yang dipercaya gereja Katolik.

“Jadi di mana logika Tuhan di sana? Anda menciptakannya sempurna kemudian Anda merusaknya melalui ular dan sebuah apel. Dan Anda memberikan kami dosa yang bahkan tidak pernah kami lakukan dan itu adalah dosa turunan,” ucap Duterte.

Meski demikian, Duterte menegaskan bahwa dirinya bukan seorang ateis dan dia mengaku percaya pada ‘Supreme God‘.

“Ada sebuah pemikiran universal di suatu tempat yang mengendalikan alam semesta,” ujarnya.

Duterte mengatakan, dirinya hanya mempertanyakan aksi-aksi sekte religius. Dia kemudian menyindir para rohaniawan Katolik yang meminta donasi dari para jemaat gereja.

“Jika Anda memang sungguh membantu orang-orang, kenapa Anda meminta uang dari mereka?” tanyanya.

Baca juga: Duterte Hancurkan Puluhan Mobil Mewah Ilegal Senilai Jutaan Dollar

Ini bukan kali pertama pidato Duterte soal ketuhanan memantik kontroversi.

Dalam pidatonya beberapa waktu lalu, presiden kelahiran 28 Maret 1945 itu juga menyebut Tuhan-nya umat Nasrani sebagai ‘anak pelacur yang bodoh’ karena menciptakan Adam dan Hawa hanya untuk membiarkan kesucian mereka dihancurkan oleh godaan.

Tentu saja pernyataan itu menuai kemarahan publik, terutama di kalangan warga Katolik Filipina. Sejumlah pihak pun menyebut Duterte “jahat” dan “psikopat”.

“Siapa Tuhan bodoh ini?” kata Duterte seperti dilansir The Star, Selasa (26/6/2018). “Bagaimana Anda bisa merasionalisasi Tuhan? Apakah Anda percaya?”

“Anda tidak terlibat tetapi sekarang Anda ternoda dengan dosa-dosa awal … Agama macam apa itu? Itulah yang tak bisa saya terima, proposisi yang sangat bodoh,” ujarnya.

Senator oposisi Antonio Trillanes IV mengecam ucapan Duterte tersebut dan menyebutnya “orang jahat” dan komentar-komentarnya “sangat konsisten dengan kebijakan-kebijakan tipu dayanya, tak punya hati dan kejam”.

Seorang uskup Filipina, Arturo Bastes menyebut Duterte “pria gila” dan menyerukan warga Filipina untuk mendoakan agar Duterte menghentikan “ungkapan-ungkapan penghujatan dan kecenderungan kediktatoran”.

“Cercaan Duterte terhadap Tuhan dan Alkitab mengungkapkan kembali bahwa dia adalah orang yang aneh secara psikologis, seorang psikopat, orang yang pikirannya tidak normal yang seharusnya tidak terpilih sebagai presiden negara Kristen kita dan beradab,” kata Bastes.

Uskup lainnya, Ruperto Santos, menyebut bahwa Duterte telah melampaui batas.

Namun juru bicara Duterte membela komentarnya. Dikatakannya, Duterte berhak menyampaikan pendapatnya tentang agama. Dia juga menyinggung pengakuan Duterte sebelumnya bahwa dirinya dulu pernah mengalami pelecehan seks oleh seorang pastor.

Baca juga: Sesumbar Duterte: Beri Saya Cuka dan Garam, Saya Makan Hidup-hidup Abu Sayyaf

Loading...

Tulis pendapat anda