Jurnal Indonesia — MetLife Stadium, New Jersey — Ekuador menorehkan kejutan besar di Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Jerman 2-1 pada laga terakhir Grup E, Jumat (25/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini memastikan La Tri melaju ke babak gugur.
Hasil tersebut memicu gelombang reaksi di media sosial dari penggemar sepak bola di berbagai negara, yang menyambut kemenangan dramatis tim Amerika Selatan itu.
Jerman sempat memulai pertandingan dengan sangat cepat. Pada menit kedua, Leroy Sané membawa Die Mannschaft unggul lewat penyelesaian yang membuat suporter di stadion bergemuruh.
Tapi keunggulan Jerman hanya bertahan singkat. Pada menit kesembilan, Nilson Angulo menyamakan skor melalui tendangan jarak jauh yang tak mampu dihentikan kiper lawan.
Skor 1-1 bertahan hingga jeda. Pada babak kedua, Jerman menguasai bola dan beberapa kali mengancam, namun rapatnya lini belakang Ekuador menggagalkan upaya-upaya tersebut.
Puncaknya terjadi pada menit ke-77 ketika Gonzalo Plata mencetak gol yang mengubah skor menjadi 2-1. Selebrasi pemain dan suporter Ekuador memecah keheningan di stadion setelah gol penentu itu.
Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Ekuador. Untuk pertama kalinya mereka mengalahkan Jerman di ajang Piala Dunia. Sebelumnya kedua tim pernah bertemu pada edisi 2006, saat Ekuador kalah 0-3 dari Jerman.
Hasil ini juga mengantar Ekuador ke babak gugur untuk kedua kalinya dalam sejarah, setelah pencapaian serupa pada Piala Dunia 2006.
Reaksi Warganet
Tak lama setelah peluit akhir, tagar terkait pertandingan langsung ramai di platform X. Banyak pengguna menyatakan keterkejutan dan kebanggaan terhadap penampilan Ekuador.
“Keren banget ini, gak nyangka sebenernya bisa ngalahin Jerman,” tulis salah satu warganet.
“Selamat Ekuador mampu mengalahkan Jerman. Sejarah tercipta lagi di piala dunia,” tulis warganet lain.
“Jerman jadi tim kuat pertama yang keok di Pildun kali ini, meskipun tampil tidak ngoyo karena sudah memastikan diri juara grup dan memasukkan banyak pemain cadangan. Di sisi lain, Ekuador juga tampil keren dan solid. Mereka layak menang dan lolos ke babak knock out,” komentar pengguna lainnya.
Ada pula komentar yang menilai berbeda, beberapa warganet berspekulasi soal motivasi permainan Jerman.
“Sepertinya Jerman main setengah hati ya… Save buat fase berikutnya biar boom,” tulis seorang pengguna.
Ikuti Jurnal Indonesia
