Jurnal Indonesia — Maskapai Israel El Al mengumumkan kerja sama dengan Starlink, layanan internet satelit dari perusahaan yang terkait dengan Elon Musk. Perjanjian ini menargetkan penyediaan koneksi internet berkecepatan tinggi di pesawat mulai tahun depan.
Dalam pengumuman resminya, El Al menyebutkan detail finansial dan teknis perjanjian tidak diungkap. Starlink disebut akan menawarkan layanan tanpa biaya tambahan untuk penumpang dan memungkinkan ratusan pengguna terhubung secara bersamaan, termasuk pada penerbangan jarak jauh.
Fokus Pada Penumpang Premium
El Al menilai peningkatan layanan Wi-Fi sebagai bagian dari upaya menarik pelanggan premium. Perusahaan menyatakan kemampuan koneksi yang stabil dan cepat menjadi elemen penting bagi penumpang yang ingin tetap bekerja, berkomunikasi, atau menikmati konten streaming selama penerbangan.
“Integrasi teknologi Starlink ke dalam pesawat El Al merupakan langkah maju yang signifikan, memungkinkan pelanggan tetap terhubung di udara, menikmati streaming langsung, dan terus bekerja serta berkomunikasi dengan lancar dan tanpa gangguan,” kata Chief Executive El Al, Levy Halevy.
El Al mengoperasikan armada jarak jauh berbasis Boeing, termasuk pesawat 787 Dreamliner, dan tengah memperluas jaringan rute serta armada. Maskapai juga telah melakukan pemesanan pesawat untuk rute ke Eropa.
Teknologi Satelit Bawakan Kecepatan Lebih Tinggi
Starlink mengandalkan ribuan satelit di orbit rendah Bumi, berbeda dengan satelit geostasioner yang lebih besar dan berorbit tinggi. Sistem orbit rendah ini disebut-sebut memberikan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan sistem lama.
Ikuti Jurnal Indonesia
