— Legenda sepak bola Prancis, Emmanuel Petit, mengungkapkan keraguannya mengenai peluang Harry Kane untuk meraih Ballon d’Or pada tahun 2026. Menurut Petit, Kane dinilai seringkali tidak memberikan dampak signifikan pada laga-laga krusial.

Penyerang Bayern Munich tersebut memang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat peraih Bola Emas. Sepanjang musim, Kane berhasil mencetak total 61 gol dalam 51 penampilan. Kontribusinya membantu Bayern meraih gelar Bundesliga dan Piala DFB, meskipun mereka harus terhenti di babak semifinal Liga Champions.

Di kancah internasional, Kane juga menunjukkan ketajamannya dengan mencetak enam gol untuk tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan Inggris terhenti di babak empat besar setelah dikalahkan Argentina dengan skor 1-2.

Pemenang penghargaan Ballon d’Or 2026 sendiri baru akan diumumkan pada akhir Oktober mendatang. Petit berpendapat bahwa peluang Harry Kane untuk meraih penghargaan prestisius tersebut sangat tipis, mengingat ia dianggap gagal memberikan pengaruh besar dalam pertandingan-pertandingan yang menentukan.

“Peluang Harry Kane menang Ballon d’Or telah sirna,” ujar Petit seperti dikutip Mirror. “Jika Anda hanya memperhitungkan Liga Jerman, baiklah, tidak ada masalah sama sekali.”

“Namun, di Liga Champions dan tim nasional, ketika turnamennya mulai sangat sulit dimenangi, saya kira dia menghilang,” lanjut mantan bintang Arsenal, Chelsea, dan Barcelona itu.

Petit menambahkan, “Saya tidak bisa menyalahkan dia karena dia toh sudah berusaha semaksimal mungkin, dan dia sudah mencetak banyak sekali gol. Namun, dia tidak punya pengaruh di laga-laga penting, seperti di Liga Champions. Jadi, saya kira ada beberapa nama yang lebih unggul daripada dia.”