— Fase grup Piala Dunia 2026 usai, namun rivalitas antara pendukung Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kembali memanas — bukan di lapangan, melainkan di kolom komentar media sosial.

Pemicu terbaru adalah performa Messi yang kembali mencetak gol saat Argentina menghadapi Yordania, sehingga memimpin daftar top skor sementara dengan enam gol dari tiga pertandingan.

Gol yang dicetak Messi itu juga disebut-sebut sebagai momen ketika ia melampaui rekor pencetak gol sepanjang sejarah Piala Dunia yang sebelumnya dipegang Miroslav Klose.

Statistik tersebut lantas menjadi amunisi bagi pendukung La Pulga. Di platform seperti X, sejumlah akun membanggakan catatan gol Messi dan membandingkannya langsung dengan Ronaldo.

Saat itu pula, Cristiano Ronaldo absen dari sorotan saat Portugal menghadapi Kolombia. Sebelumnya ia sempat mencetak dua gol saat melawan Uzbekistan, namun performa Ronaldo di fase grup dinilai kurang produktif jika dibandingkan dengan Messi.

Balasan datang dari kubu pendukung Ronaldo yang menolak mengukur kontribusi pemain berusia 41 tahun itu hanya dari jumlah gol. Mereka menyoroti peran kepemimpinan Ronaldo di lapangan sebagai kapten Portugal dan pengalamannya di level tertinggi.

Perdebatan di kolom komentar berkembang ke berbagai arah: ada yang membandingkan jumlah gol, trofi, assist, hingga rekor individu masing-masing pemain. Gimmick saling sindir dan klaim keunggulan beredar luas di unggahan terkait kedua megabintang itu.

Di tengah gejolak perdebatan, muncul juga ajakan dari sebagian netizen untuk menikmati momen langka ini—menganggap Piala Dunia 2026 bisa menjadi panggung terakhir bagi keduanya di turnamen antarnegara tersebut.

Beberapa pengguna bahkan menyatakan harapan agar Messi dan Ronaldo bertemu di partai puncak turnamen. Perdebatan tampak tak akan padam hingga pertandingan-pertandingan selanjutnya menentukan nasib kedua pemain dan tim masing-masing.