— Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Ferran Torres. Setelah kerap menjadi sasaran kritik tajam dari para pendukung tim nasional Spanyol, Torres akhirnya menjawab keraguan publik dengan gol krusial di partai puncak.

Torres tampil sebagai pahlawan kemenangan La Furia Roja saat Spanyol berhasil mengalahkan Argentina 1-0 dalam laga final Piala Dunia 2026. Gol yang dicetaknya pada menit ke-106 menjadi penentu gelar juara dunia kedua bagi Spanyol.

Gol tersebut tidak hanya disambut suka cita oleh seluruh pemain dan masyarakat Spanyol, namun juga menjadi momen yang sangat melegakan bagi Torres pribadi. Sepanjang turnamen, ia memang kerap menjadi sorotan karena dianggap tampil di bawah performa terbaiknya di lini serang.

Sebelumnya, Torres sempat dipercaya menjadi starter dalam pertandingan pembuka melawan Tanjung Verde. Namun, ia gagal mencetak gol dan Spanyol harus puas dengan hasil imbang 0-0. Setelah itu, ia lebih sering diturunkan sebagai pemain pengganti, termasuk di laga final.

“Gol di final seperti membayar semua peluang yang saya buang-buang sebelumnya,” ujar Torres seperti dikutip Tribuna. Ia menambahkan bahwa proses yang dilalui selama masa-masa sulit telah membentuk mentalnya untuk dapat membuat keputusan yang baik.

“Selama Piala Dunia, saya banyak membuang peluang dan dikritik habis-habisan, tapi satu hal yang saya pelajari selama bertahun-tahun, jika Anda terus dibicarakan orang maka Anda sudah melakukan sesuatu yang hebat. Ini sudah garis tangan Tuhan, dan sangat berarti untuk saya,” pungkasnya.