— Sanksi larangan transfer yang sempat dijatuhkan oleh FIFA kepada Persib Bandung telah dicabut. Klub berjuluk Maung Bandung itu kini tidak lagi masuk dalam daftar larangan transfer internasional.

Sebelumnya, Persib Bandung sempat terdaftar dalam daftar larangan transfer FIFA pada Senin, 10 Agustus 2026. Namun, berdasarkan pembaruan data per Rabu, 12 Agustus, atau dua hari setelah sanksi dijatuhkan, nama Persib sudah tidak tercantum lagi.

Diketahui bahwa sanksi tersebut dijatuhkan FIFA terkait sengketa antara Persib dengan mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts. Dalam dokumen yang dirilis FIFA, terungkap bahwa Persib menunggak pembayaran hak senilai Rp 3 miliar kepada pelatih asal Belanda tersebut.

Robert Rene Alberts pernah membesut Persib selama tiga tahun, dari 2019 hingga 2022. Selama masa baktinya, Robert sempat mendapatkan perpanjangan kontrak hingga tahun 2025. Ketika ia meninggalkan Persib pada tahun 2022, masih ada sisa kontrak yang belum terselesaikan hak pembayarannya.

Kini, Persib telah memenuhi kewajibannya, sehingga permasalahan tersebut dinyatakan selesai. Pencabutan larangan transfer oleh FIFA ini dikonfirmasi langsung oleh pihak klub.

“Alhamdulillah, kami bersyukur proses ini telah diselesaikan dengan baik. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara lama yang berkaitan dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah yang diperlukan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” tulis pernyataan resmi Persib.

Pihak Persib menambahkan, “FIFA kemudian secara resmi menyatakan proses perkara ini telah ditutup dan FIFA Registration Ban terkait perkara tersebut telah dicabut secara permanen.”

Kasus sengketa ini merupakan yang kedua bagi Persib dalam tahun yang sama. Sebelumnya, klub ini juga pernah tersangkut permasalahan serupa terkait pemenuhan hak yang belum selesai dengan mantan pemainnya, Daisuke Sato.