Jurnal Indonesia — JAKARTA – Mantan rekan setim Michael Carrick di Manchester United, Gary Neville, mengkritik sikap Carrick yang dinilai terlalu positif dalam melihat penampilan timnya. Manchester United baru saja ditahan imbang 1-1 oleh Fulham dalam laga tandang, Minggu (20/9/2026) malam WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Manchester United sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Lisandro Martinez sebelum akhirnya Matheus Cunha mencetak gol penyeimbang. Gol Cunha memastikan Setan Merah terhindar dari kekalahan ketiga beruntun setelah sebelumnya takluk dari Manchester City dan Brighton & Hove Albion, namun tekanan di Old Trafford tetap meningkat.
Usai laga, Michael Carrick menyatakan cukup puas dengan penampilan timnya, meskipun timnya dianggap bermain kurang berenergi. Bahkan Matheus Cunha sendiri mengakui bahwa Fulham bermain dengan intensitas yang lebih tinggi.
Statistik Premier League sejauh ini menunjukkan bahwa Manchester United memiliki catatan terburuk dalam hal jarak tempuh pada intensitas tinggi dan merupakan tim yang paling jarang melakukan sprint.
Gary Neville, yang pernah menjabat sebagai kapten Manchester United, berpendapat bahwa Carrick seharusnya tidak terlalu membela timnya yang tampil buruk. “Saya belum pernah melihat tim Man United berjalan sebanyak itu saat tidak menguasai bola. Michael bilang tidak ada yang keliru dengan energi tim ini,” ujar Neville di Sky Sports.
Neville melanjutkan, “Michael harus berhenti membela mereka. Saya paham mengapa dia membela mereka, dia setia dengan tim, dia mau para pemainnya bekerja untuknya, dan pastinya masih panjang perjalanan musim ini.”
“Kedua tim sama saja. Saya menyebut mereka manekin. Saya belum pernah melihat sebuah tim United berjalan sebanyak itu. Tidak ada kewaspadaan, tidak ada semangat hidup, tidak ada kesiagaan. Mereka harus selalu siaga.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.