— Jakarta – Gol Erling Haaland yang dicetak pada menit ke-60 dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City, Minggu (13/9), seharusnya tidak sah menurut Laws of the Game. Gol yang membawa Manchester City menang 1-0 tersebut dinilai berbau kontroversi terkait posisi offside.

Situasi gol bermula dari umpan lambung Gvardiol ke tiang jauh yang kemudian diselesaikan oleh Haaland. Awalnya, gol tersebut sempat dianulir karena Haaland dinilai berada dalam posisi offside. Namun, wasit Michael Oliver kemudian mengesahkannya setelah menilai Haaland tidak offside.

Akan tetapi, perhatian lebih tertuju pada posisi Enzo Fernandez yang berada di depan gawang. Enzo yang tidak menyentuh bola, terlihat berusaha menanduk umpan dari Gvardiol dan menarik pergerakan bek Manchester United, Lisandro Martinez. Badan perwasitan profesional Inggris, Pro Ref, menyatakan bahwa gol Haaland seharusnya tidak sah karena Enzo Fernandez berada dalam posisi offside dan dianggap mengganggu permainan.

“Dalam serangan yang sama, telah dipastikan bahwa Enzo Fernandez tidak menyentuh bola, sehingga pelanggaran offside menjadi subjektif. Namun, pada kesempatan ini, VAR tidak mengenali dampak potensial dari posisinya dan seharusnya merekomendasikan tinjauan ulang di lapangan,” tulis Pro Ref.

Menilik Pasal 11.2 soal Offside dari Laws of the Game yang dikeluarkan International Football Association Board (IFAB), situasi yang melibatkan Enzo Fernandez dapat dikategorikan sebagai pelanggaran. Enzo yang mencoba menyundul bola dianggap mengganggu permainan.

Bunyi pasal tersebut menjelaskan bahwa seorang pemain yang berada dalam posisi offside pada saat bola dimainkan atau disentuh oleh rekan setimnya, hanya akan dikenai pelanggaran jika ia terlibat dalam permainan aktif dengan cara mengganggu permainan dengan memainkan atau menyentuh bola yang dioper atau disentuh oleh rekan setimnya, atau mengganggu lawan. Gangguan terhadap lawan dapat berupa menghalangi pandangan, berebut bola, berupaya memainkan bola yang berada di dekatnya ketika tindakan ini berdampak pada lawan, atau melakukan tindakan nyata yang jelas berdampak pada kemampuan lawan untuk memainkan bola.

Pihak Pro Ref dilaporkan telah menghubungi Manchester United untuk menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang terjadi. Meskipun demikian, hasil akhir pertandingan tidak berubah.