— JAKARTA – Keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang mengesahkan gol Erling Haaland ke gawang Manchester United dalam laga yang digelar pertengahan September 2026 menuai sorotan. Panel Premier League secara bulat menyatakan bahwa gol tersebut seharusnya dianulir.

Gol yang dicetak Haaland pada menit ke-60 di Stadion Old Trafford itu tercipta setelah menerima umpan silang dari Josko Gvardiol. Awalnya, gol tersebut sempat dianggap offside oleh wasit.

Namun, setelah pemeriksaan VAR, Haaland dinyatakan berada dalam posisi onside. Meski demikian, persoalan muncul dari proses serangan yang mendahuluinya.

Rekan setim Haaland, Enzo Fernandez, yang berada dalam posisi offside, dinilai memengaruhi jalannya permainan. Meskipun Fernandez tidak menyentuh bola, ia mencoba menjangkau umpan Gvardiol dan dianggap memengaruhi pergerakan bek Manchester United, Lisandro Martinez.

Badan independen yang bertugas mengevaluasi keputusan wasit dan insiden penting, Key Match Incidents (KMI) Panel, baru saja merilis hasil evaluasi mereka untuk pekan keempat Premier League. Lima panelis yang terlibat sepakat bahwa VAR telah membuat kesalahan dalam insiden tersebut.

“Panel dengan suara bulat merasa bahwa intervensi VAR untuk mengesahkan gol tersebut adalah salah. Fernandez berada dalam posisi offside, mencoba memainkan bola yang dekat dengannya, dan memengaruhi kemampuan para pemain bertahan dan kiper untuk memainkan bola,” demikian pernyataan panel.

Panel menambahkan, “Seharusnya VAR merekomendasikan pemeriksaan ulang kepada wasit (Michael Oliver) melalui monitor di pinggir lapangan, karena ada keputusan offside yang terlewat dalam proses serangan.”