Nasional

Hari Prast Protes Karya Ilustrasinya Dijiplak, Demokrat Minta Maaf

Jurnalindonesia.co.id – Komikus Hari Prast kerap membagikan karya ilustrasi secara gratis di media sosial. Sayangnya justru ada pengalaman tak mengenakkan yang viral dan terjadi kemarin.

Ilustrasi bergaya Freddie Mercury ciptaan Hari Prast yang sedang mengobrol dengan Jokowi dijiplak oleh akun @Demokrat_TV. Di gambar itu, Freddie Mercury mengenakan jaket kuning ikonik seperti penampilannya di Stadion Wembley di tahun 1986.

Di karya Hari Prast, Freddie Mercury meminta sepeda kepada Jokowi namun orang nomor satu di Indonesia itu memberikan syarat agar menyebutkan 5 nama ikan.

Gambar itu dijiplak @Demokrat_TV, diubah seperti meme. Lalu menghilangkan foto Jokowi di sampingnya dan tanda tangan Hari Prast serta menambahkan bendera partai.

“I want to ride my bicycle” #DemokratS14P Demokrat Partainya Rakyat, Partainya SBY,” tulis @Demokrat_TV yang memenya kini sudah dihapus di Twitter.

Demokrat_TV ngambil karya Hari Prast tanpa ijin, diacak-acak pula. Menurut ilmu telematika disinyalir akibat…

Posted by Yoga Adhitrisna on Friday, 2 November 2018

Seorang netizen di akun Facebook maupun Twitter menuliskan keluhannya terhadap hasil jiplakan @Demokrat_TV.

“Demokrat_TV ngambil karya Hari Prast tanpa ijin, diacak-acak pula. Menurut ilmu telematika disinyalir akibat #demokratmintasepeda Padahal kalau minta baik-baik bakal dikasih. Asal bisa menyebut 5 nama ikan. Misalnya Ikan Patin yang suka prihatin, ikan balita yang ke mana-mana ngikut bapaknya, ikan gurita yang tangannya banyak, ikan notforgetyou yang sering baper, dan ikan bass Australia, atau macquaria novemaculeata yang tertangkap di Australia,” tulisnya.

Komikus Hari Prast menuturkan karya ilustrasinya memang disebarkan secara gratis dan bebas diunduh.

“Saya suka ngasih gambar kok apabila ada yang mau pakai, apalagi buat meme tapi seringnya kalau sudah diedit dan ada yang dihilangin kan ya gimana,” ujar Hari Prast ketika dihubungi detikHOT.

Tak berapa lama saat postingan itu viral, pihak @Demokrat_TV pun langsung meminta maaf.

“Kami mohon maaf pada masyarakat, terutama pada Bung @hariprast, atas meme yang berjudul “I want to ride my bicycle”. Kami tidak tahu kalau meme itu karya Bung @hariprast. Kami pikir meme itu disebarkan anonim karena menyebar di WA grup. Meme tersebut sudah kami cabut,” tulis @Demokrat_TV.

Meski pihak @Demokrat_TV sudah meminta maaf, Hari Prast meminta agar pihak Partai Demokrat lebih berhati-hati lagi terhadap karya para seniman.

“Sebenarnya sebarin karya di media sosial itu pengin adu kreatif, bukan ngambil lalu diedit, sampai partai besar lagi. Aku tuh penginnya orang kebuka matanya bagaimana membuat karya yang kreatif dan damai. Tapi jangan sampai dihilangin identitas senimannya yang bikin,” pungkasnya.

Kendati demikian, Hari tak ingin memperpanjang masalah tersebut apalagi sampai ke jalur hukum.

“Saya tidak ingin memperpanjang kasusnya, jujur males banget. Tapi mungkin memang harus segera didaftarin deh ke HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual),” tutur Hari Prast kepada detikHOT.

Hari menuturkan, beberapa hari yang lalu ia sempat bertemu dengan pihak HAKI dan terlintas segera mendaftarkan. Namun niat yang belum terlaksana justru muncul kasus penjiplakan ilustrasi Freddie Mercury tersebut.

“Rencana begitu (mau dipatenkan) tapi di bawah nama Karya adalah Doa,” katanya.

Karya Adalah Doa merupakan kampanye yang dilontarkan oleh Hari Prast dan kawan-kawan di studionya untuk membuat beragam gambar tentang Jokowi. Karya adalah doa adalah membuat karya seni seperti sebuah doa.

Di ranah industri kreatif memang sudah banyak seniman, komikus, maupun pelaku industri lainnya yang sudah mendaftarkan HAKI kepada pihak yang berwenang.

DETIKCOM

Loading...

Tulis pendapat anda