Jurnal Indonesia — Madrid – Inter Milan akan memulai langkahnya di Liga Champions dengan menghadapi ujian berat melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu pada Rabu (9/9) dini hari WIB. Meski berstatus underdog, Inter memiliki catatan apik saat berhadapan dengan tim-tim unggulan lainnya dalam beberapa musim terakhir.
Secara statistik, pertemuan terakhir Inter melawan Real Madrid tidak begitu menggembirakan. Dalam empat pertemuan terakhir, Inter selalu menelan kekalahan. Lebih memprihatinkan lagi, tim berjuluk Nerazzurri itu hanya mampu mencetak dua gol dan kemasukan delapan gol dari Los Blancos. Bahkan, di tiga laga teranyar, Inter gagal mencatatkan namanya di papan skor.
Namun, catatan minor tersebut tidak lantas membuat Inter Milan patah arang. Dua musim lalu, tim asuhan Simone Inzaghi ini berhasil memberikan kejutan besar di kompetisi yang sama. Mereka mampu menyingkirkan dua raksasa Eropa, Bayern Munich (agregat 3-4) dan Barcelona (agregat 6-7), yang saat itu lebih diunggulkan.
Kini, tantangan serupa kembali dihadapi Inter untuk membuktikan diri mampu mengalahkan tim besar di kandang lawan. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan timnya mengalahkan tim-tim kuat adalah kemampuan beradaptasi dengan taktik pelatih.
“Hal itu bergantung pada tim yang harus kami hadapi. Kami menyesuaikan diri kami berdasarkan lawannya. Wajar jika Anda harus mematuhi apa yang diminta pelatih,” ujar Lautaro Martinez dilansir dari Football-Italia.
Penyerang tim nasional Argentina ini baru saja membuka keran golnya di musim 2026/2027 dengan mencetak dua gol ke gawang Napoli pada akhir pekan lalu. Ketajaman Lautaro akan sangat dibutuhkan Inter untuk membongkar pertahanan Real Madrid.
“Hal yang terpenting adalah Inter menang. Tim lebih penting daripada individu,” tegas Lautaro.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.