— Italia bertekad meninggalkan masa lalu kelam kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 dan fokus membangun era baru di bawah asuhan pelatih Roberto Mancini. Timnas Italia akan memulai perjalanan baru mereka di UEFA Nations League dengan menjamu Belgia di Stadion Olimpico pada Sabtu (26/9/2026) pukul 01.45 WIB.

Roberto Mancini, yang sukses membawa Italia menjuarai Piala Eropa 2020, diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat Gianluigi Donnarumma dan rekan-rekannya dari keterpurukan pasca-kekalahan dramatis dari Bosnia-Herzegovina melalui adu penalti di playoff Piala Dunia 2026. Kekalahan tersebut memastikan Italia absen tiga kali berturut-turut di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Kini, dengan diperkuat sekumpulan pemain muda, Italia berupaya bangkit. “Saat itu hari-hari terasa sangat berat, saya sulit membicarakannya. Musim panas lalu terasa aneh dan sangat panjang, namun kami harus memulai kembali,” ujar kapten Gianluigi Donnarumma pada Kamis (24/9), seperti dikutip ESPN.

Donnarumma menambahkan bahwa tekad kuat untuk memulai siklus baru sangat terasa. “Kami memiliki tekad yang kuat; sebuah siklus baru sedang dimulai, dan besok giliran kami untuk memantik semangat para suporter agar mereka kembali jatuh cinta pada seragam Azzurri.”

Mengenai kemungkinan membahas kekalahan dari Bosnia, Donnarumma menegaskan hal tersebut tidak dilakukan. “Apakah kami pernah membahas soal Bosnia? Sama sekali tidak. Hanya dua menit hari ini, tapi tidak ada keinginan untuk membahasnya. Rasa sakitnya terlalu besar untuk membuka kembali pembicaraan itu.”

Sang kapten menjelaskan fokus tim adalah membangun timnas yang hebat dengan bantuan Mancini. “Tujuan kami adalah membangun timnas yang hebat, dan Mancini akan sangat membantu kami dalam hal ini. Kami ingin bermain secara proaktif, agresif, dan mendikte permainan. Kami akan menghadapi tim-tim kuat, namun gagasan kami adalah untuk tetap bermain secara proaktif,” jelasnya.

Setelah pertandingan melawan Belgia, Italia dijadwalkan akan bertandang ke Turki dan Prancis pada 29 September dan 3 Oktober. Jeda internasional ini akan ditutup dengan menjamu Turki di Bologna.