Nasional

Jokowi, Aqil Siroj dan Habib Luthfi Masuk 50 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh Dunia

Habib Luthfi bin Yahya Bergandengan Tangan dengan Presiden Jokowi

Jurnalindonesia.co.id – ‘The Muslim 500’ kembali menempatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam daftar tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. Presiden Jokowi menempati urutan 16 dari 500 tokoh.

The Muslim 500‘ merupakan sebuah survei tahunan yang mencantumkan 500 sosok muslim paling berpengaruh di dunia. Penyelenggara survei ini adalah The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berkedudukan di Amman, Jordania.

Dalam publikasinya, para editor survei ini mengutip ucapan Jokowi yang menyatakan bahwa “keberagaman selalu menjadi bagian dari DNA Indonesia. Meskipun banyak tantangan, Islam di Indonesia selalu menjadi kekuatan yang moderat”.

Selain Presiden Jokowi, dua nama lain dari Indonesia yang masuk Top 50 adalah Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan ulama karismatik Habib Luthfi bin Yahya. Aqil Siroj menempati urutan ke-22 sedangkan Habib Luthfi di peringkat ke-41.

Sementara, mantan Ketua PP Muhammadiyah H Din Syamsuddin masuk sebagai Honourable Mentions.

Dalam menentukan tokoh yang berpengaruh, ‘The Muslim 500’ menggabungkan kombinasi matriks sosial, opini publik, dan pendapat para ahli.

Sebelumnya, pada 2017 lalu, ‘The Muslim 500’ juga menempatkan Presiden Jokowi dalam daftar 50 tokoh muslim paling berpengaruh.

Saat itu Jokowi menempati posisi ke-13 dalam daftar tokoh Islam paling berpengaruh.

Loading...

Sedangkan Said Aqil Siradj menempati posisi ke-20. Din Syamsudin menduduki peringkat ke-41. Dan Habib Luthfi bin Yahya menempati peringkat ke-45.

Baca selengkapnya: Pusat Studi Strategi Islam Jordania: Jokowi Urutan 13 dari 500 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Tahn 2018 ini adalah kali ke delapan lembaga tersebut merilis hal serupa.

50 tokoh Islam teratas yang dianggap paling berpengaruh ini dipilih secara khusus. Sedangkan sisanya dipecah ke dalam 15 kategori tanpa pemeringkatan.

Menurut situs resmi lembaga themuslim500.com, pengumuman nama-nama para tokoh ini dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh seorang Muslim terhadap komunitasnya.

Kriteria pengaruh dalam kajian ini adalah tokoh ini memiliki kekuasaan (ideologi, budaya, finansial, politik, dan lainnya) untuk membuat perubahan dan dampak signifikan untuk dunia Muslim.

Loading...

Tulis pendapat anda