Ekonomi dan Bisnis

Jokowi: Tol Merak sampai Pasuruan Bisa Dipakai untuk Mudik

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan HIPMI Pesantrenpreneur dan toko ritel modern Ummart di pondok Pesantrenpreneur Bayt Al-Hikmah Pasuruan, Jawa Timur, Pasuruan,Sabtu (12/5/2018). (Foto: Antara/Desca Lidya Natalia)

Jurnalindonesia.co.id – “Saya ingin memastikan penggunaan jalan tol untuk mudik. Jadi dari Merak sampai Pasuruan bisa dipakai untuk mudik,” kata Presiden Jokowi saat meninjau pengerjaan proyek Tol Gempol-Pasuruan Seksi II dan Seksi III, Sabtu (12/5/2018) sore.

Saat ini, proyek ruas Tol Gempol-Pasuruan sedang dalam tahap penyelesaian.

“Kami harapkan pada Lebaran yang akan datang kelancaran lalu lintas akan lebih baik. Nanti sampai di Probolinggo sudah selesai akhir tahun, dimulai lagi bulan Juni pembebasan lahan dari Probolinggo sampai Banyuwangi dan konstruksi berjalan,” lanjutnya.

Jokowi berharap akhir tahun 2019 jalan tol dari Merak sampai Banyuwangi sudah tersambung dan bisa digunakan.

Dengan demikian, kata Jokowi, masyarakat nantinya bisa memilih jalan arteri dan jalan tol sehingga arus mudik diharapkan lebih lancar.

“Biasanya kan hanya satu, nah ini ada dua. Jadi harusnya lebih lancar,” ucapnya.

Baca juga: Jokowi Sentil Mereka yang Anggap Pembangunan Infrastruktur Tidak Penting

Jalan Tol Gempol Pasuruan Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer ini merupakan bagian dari jalan tol yang menghubungkan antar kota utama di Jawa Timur, yakni Surabaya-Banyuwangi.

Total investasi pembangunan proyek Tol Gempol-Pasuruan ini diperkirakan mencapai Rp 4,03 triliun. PT Jasa Marga Gempol Pasuruan sebagai pemegang konsesi dengan porsi saham mayoritas sebesar 80 persen. Sementara 20 persen sisanya dimiliki oleh PT Jatim Marga Utama.

Tol ini tersambung dengan Tol Surabaya-Gempol yang sudah beroperasi dan Tol Pasuruan-Probolinggo yang masih dalam tahap konstruksi.

Kehadiran tol Gempol-Pasuruan meningkatkan kemudahan arus logistik karena Gate Tol Rembang berlokasi yang tidak jauh dari Kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). Disamping itu menjadi jalur alternatif menuju Kota Pasuruan yang selama ini dilayani oleh jalan arteri nasional.

Baca: Kritik Infrastruktur Jokowi, Gerindra: yang Banyak Pembangunannya atau Beritanya?

Sementara untuk ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) saat ini progresnya sebesar 70,96 persen, ditargetkan tol tersebut akan tersambung pada akhir 2018 hingga Probolinggo sepanjang 33,3 kilometer.

Kemudian dilanjutkan dari Probolinggo hingga Banyuwangi yang ditargetkan selesai akhir tahun 2019.

Pengusahaan Tol Paspro oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol dengan investasi sebesar Rp 3,55 triliun dengan pemegang saham mayoritas PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Loading...

Berita lainnya