Jurnal Indonesia — Palembang — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen berlangsung di GOR Badminton Drs Warsito, SH, Kompleks Pakri Palembang pada 4–11 Juli 2026 dan diikuti 1.078 peserta dari berbagai unsur.
Acara pembukaan resmi dilaksanakan pada Minggu (5/7/2026) pagi. Penyelenggara menyatakan kompetisi bertujuan membangun sinergitas dan keakraban antara Polri, unsur Forkopimda, instansi swasta, serta masyarakat luas.
Ragam Kategori dan Partisipan
Ketua Pelaksana sekaligus Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes Hari Purnomo, menyampaikan kejuaraan mempertandingkan sejumlah kategori. “Mulai dari kategori Prestasi untuk usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja, serta kategori Non-Prestasi yang mencakup Ganda Beregu Instansi, TNI-Polri, hingga kelas Veteran,” ujar Hari.
Selain peserta umum, turnamen dimeriahkan oleh figur-figur bulu tangkis lokal dan nasional, termasuk nama-nama legenda olahraga tersebut.
Partai Persahabatan dan Sorotan Pejabat
Pada sesi persahabatan, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru tampil berpasangan dengan Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Mereka bertanding melawan Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen (Purn) Eko Indra Heri.
Gubernur Herman mengapresiasi perhelatan tersebut dan menyoroti antusiasme peserta. “Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga,” ujar Herman.
Pesan Penyelenggara
Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa Kapolda Cup 2026 mencerminkan semangat kepolisian yang presisi dan humanis. Penyelenggara berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat memantapkan kebersamaan antara institusi dan masyarakat.
“Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,”
Ikuti Jurnal Indonesia
