Jurnal Indonesia — Penjahat siber memanfaatkan wallpaper animasi untuk menyebarkan malware, demikian temuan Kaspersky. Perangkat lunak berbahaya tersebut menyamar sebagai wallpaper aplikasi di Steam Workshop dan dilaporkan telah diunduh dalam jumlah besar.
Menurut laporan Kaspersky, puluhan paket wallpaper aplikasi berbahaya beredar di platform itu, dengan masing-masing paket sudah diunduh ribuan hingga puluhan ribu kali. Beberapa screenshot yang dibagikan dalam temuan menunjukkan dominasi gambar gadis anime.
Jenis Malware dan Dampaknya
Malware yang disisipkan mencakup backdoor dan cryptojacker. Salah satu varian yang disebut adalah backdoor DarkKomet, yang mampu mencuri informasi akun dan membajak sesi Steam aktif.
Cara Penyisipan
Kaspersky menjelaskan ada dua metode penyusupan yang dipakai: malware dibundel langsung ke paket wallpaper aplikasi atau disembunyikan dalam arsip yang dilindungi kata sandi. Setelah wallpaper berbasis aplikasi diinstal, muatan berbahaya akan otomatis dijalankan.
Sejarah Penyebaran dan Wilayah Terdampak
Penyebaran melalui mekanisme ini dilaporkan mulai terjadi sejak akhir 2025. Sebagian besar korban berasal dari China, Rusia, Singapura, Hong Kong, Jerman, Vietnam, India, dan Kanada.
Tindakan Platform dan Saran Untuk Pengguna
Platform yang menampung konten tersebut telah mengidentifikasi dan menghapus aplikasi wallpaper berbahaya yang ditemukan. Namun Kaspersky mengingatkan pengguna untuk tetap waspada karena pelaku kejahatan siber dapat mengunggah kembali file berbahaya dengan nama atau kemasan berbeda.
Pengguna disarankan berhati-hati saat mengunduh dan memasang wallpaper berbasis aplikasi, serta memverifikasi sumber dan ulasan sebelum memasang konten kustom di desktop.
Ikuti Jurnal Indonesia
