Jurnal Indonesia — FIFA memperkenalkan inovasi baru untuk Piala Dunia 2026. Sang juara turnamen akbar tersebut akan mendapatkan cincin juara, sebuah tradisi yang lazim ditemukan di liga olahraga Amerika Serikat seperti NBA (bola basket) dan NFL (American football).
Keputusan ini menandai perubahan signifikan dalam tradisi penghargaan bagi tim pemenang Piala Dunia. Selama ini, trofi juara menjadi simbol utama kemenangan, namun kini akan dilengkapi dengan cincin yang memiliki nilai simbolis dan kolektif bagi setiap pemain dan staf tim. Ini sejalan dengan budaya penghargaan di kancah olahraga Amerika yang kerap memberikan cincin kepada tim peraih gelar juara.
Menurut laporan ESPN, FIFA berencana memproduksi sebanyak 2.026 cincin juara. Dari jumlah tersebut, 30 cincin akan didistribusikan kepada tim pemenang, termasuk para pemain dan staf yang berkontribusi. Selain itu, 1.996 cincin lainnya akan tersedia untuk dibeli oleh publik melalui FIFA Store, memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk memiliki memorabilia dari turnamen bergengsi ini.
Desain cincin juara Piala Dunia 2026 diprediksi akan menampilkan ikon trofi Piala Dunia pada salah satu sisinya. Sisi lainnya akan dihiasi dengan logo tim pemenang, menjadikannya sebuah kenang-kenangan personal. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari FIFA apakah pemberian cincin juara ini akan menjadi tradisi berkelanjutan di edisi-edisi Piala Dunia mendatang, atau hanya sebuah inisiatif khusus untuk turnamen yang diselenggarakan di Amerika Serikat.
Sebelumnya, pada Piala Dunia 2018, beberapa pemain timnas Prancis seperti Antoine Griezmann dan Paul Pogba sempat membuat cincin juara sendiri untuk dibagikan kepada rekan satu tim dan staf. Namun, cincin tersebut bukanlah cinderamata resmi yang dikeluarkan oleh FIFA.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.