— JAKARTA – Arsenal harus menelan pil pahit setelah dihajar Brighton & Hove Albion dengan skor telak 0-3 dalam pertandingan yang digelar di American Express Stadium, Sabtu (19/8/2026) malam WIB. Kekalahan ini turut dibarengi dengan sorotan tajam terhadap salah satu pemain The Gunners, Bruno Guimarães.

Dalam laga tersebut, gawang Arsenal yang dikawal penjaga gawang utama dibobol tiga kali oleh pemain Brighton: Pascal Gross, Charalampos Kostoulas, dan Chema Andres. Ketiga gol tersebut memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim tuan rumah.

Bruno Guimarães yang tampil sebagai starter dalam pertandingan ini, hanya mampu bertahan di lapangan selama 59 menit. Data statistik menunjukkan performanya yang kurang memuaskan. Pemain asal Brasil itu tercatat hanya melakukan 50 sentuhan bola selama berada di lapangan. Ia mengirimkan 39 umpan dengan tingkat akurasi 84,6 persen. Penampilan ini berujung pada nilai 5,66 dari situs statistik Whoscored.

Kritik keras datang dari mantan pemain Arsenal, Paul Merson. Ia menilai penampilan Bruno Guimarães jauh di bawah standar yang diharapkan. “Jauh sekali dari standar. Jauh sekali dari standar. Saya bilang pada paruh waktu bahwa dia seharusnya diganti, tapi dia malah dibiarkan bertahan di lapangan selama 10 menit lagi atau lebih,” ujar Merson seperti dikutip dari Metro.

Merson menambahkan bahwa kecepatan permainan Brighton membuat Guimarães kesulitan. “Semuanya berjalan begitu cepat baginya, mereka langsung menutup ruang geraknya. Saya tidak peduli seberapa hebat kemampuan Anda. Jika pemain lain menekan Anda dan menutup ruang serta membuat Anda harus bekerja keras, itu menjadi pembeda yang setara, dan itulah yang telah dilakukan Brighton. Mereka benar-benar luar biasa,” pungkasnya.