— Kylian Mbappe angkat bicara mengenai penilaian terhadap kontribusinya dalam membantu pertahanan Real Madrid. Penyerang bintang tersebut memilih untuk menyoroti produktivitas golnya sebagai pembelaan.

Kekalahan pertama Real Madrid di LaLiga baru-baru ini melawan Real Betis dengan skor 0-1 menjadi sorotan. Dalam pertandingan tersebut, Mbappe juga tercatat gagal mengeksekusi tendangan penalti.

Dalam sebuah konferensi pers menjelang pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Mbappe dihadapkan pada pertanyaan mengenai perlunya lini serang Madrid meningkatkan kontribusi dalam aspek pertahanan. Ia merespons pertanyaan tersebut dengan nada bertanya, “Cuma saya dan Vinicius?”

Ketika reporter membandingkan situasinya dengan gaya pressing yang ditunjukkan oleh Raphinha di Barcelona dan Ousmane Dembele di Paris Saint-Germain, Mbappe memberikan jawaban yang berfokus pada jumlah gol yang dicetaknya. “Tentu saja kami harus lebih baik, itu wajar. Tapi saya bisa saja pura-pura bodoh dan bilang kalau saya mencetak lebih banyak gol daripada dua pemain yang Anda sebutkan, dan mereka seharusnya mencetak lebih banyak gol, untuk jadi seperti saya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mbappe menyatakan keinginannya untuk bersikap bijak. “Tapi saya ingin jadi orang pintar dan bilang kalau tentu saja saya harus lebih baik, meski saya melakukan hal-hal yang tidak dilakukan yang lain (Dembele dan Raphinha) … tapi saya tidak suka membanding-membandingkan,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Mbappe menekankan bahwa ini adalah perdebatan yang tak berujung. “Ini perdebatan yang tidak ada ujungnya. Semua orang di Real Madrid harus memperbaiki lini ini, agar lebih sedikit dapat ancaman,” pungkasnya seperti dilansir ESPN.