— Kylian Mbappe mengalami nasib sial. Penyerang Timnas Prancis itu harus ditarik keluar lapangan karena cedera tak lama setelah mencetak gol kemenangan timnya atas Turki.

Mbappe menjadi starter dalam pertandingan matchday pertama Grup 1 UEFA Nations League A di Kocaeli Stadium, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB. Laga tersebut juga menandai debut Zinedine Zidane sebagai pelatih Prancis.

Meski minim sentuhan bola, hanya 34 kali dengan tiga di antaranya di kotak penalti lawan, Mbappe berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-54. Sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti sukses merobek jala gawang Turki.

Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Lima menit setelah mencetak gol, Mbappe meringis kesakitan sambil memegangi lutut kirinya. Ia kemudian digantikan oleh Desire Doue. Situasi ini tentu mengkhawatirkan mengingat peran vital Mbappe bagi klub dan tim nasional.

Kabar buruk kemudian mengonfirmasi bahwa cedera lutut tersebut mengharuskan Mbappe pulang ke Madrid untuk menjalani pemulihan lebih lanjut. Ia dipastikan tidak dapat melanjutkan kiprahnya bersama Tim Ayam Jantan di sisa tiga pertandingan. “Sayang, cederanya cukup parah. Saya rasa dia harus dipulangkan ke klub. Kami tidak mau mengambil risiko. Lututnya bengkak. Bukan sesuatu yang bagus, sehingga kami tidak mau mengambil risiko,” ujar pelatih Prancis Zinedine Zidane seperti dikutip dari The Athletic.

Kini, perhatian tertuju pada klub Mbappe di Madrid, yang menanti perkembangan cedera pemain bintangnya tersebut.