Jurnal Indonesia — Barcelona menampilkan performa impresif saat menjamu Feyenoord di Camp Nou dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (9/9/2026), dengan skor akhir 5-1. Lamine Yamal menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut berkat penampilan luar biasa yang memukau banyak pihak, termasuk pelatih Hansi Flick.
Gol-gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Raphinha (dua gol), Karim Adeyemi, Lamine Yamal, dan Gabriel Jesus. Sementara itu, satu-satunya gol balasan Feyenoord dicetak oleh Sem Steijn. Selain Raphinha yang dinobatkan sebagai Man of the Match, Yamal juga tampil gemilang dengan menyumbangkan dua assist.
Winger berusia 19 tahun itu menunjukkan pergerakan lincah di sisi kanan penyerangan, kerap merepotkan pertahanan Feyenoord. Aksinya tidak hanya mematikan dalam menyerang, tetapi juga menghibur para penonton dengan gocekan-gocekan atraktifnya.
Statistik dari Sofascore menunjukkan performa sempurna Yamal dalam laga tersebut. Ia melepaskan 4 tembakan, mencatatkan 7 dribel sukses, dan bahkan berkontribusi dalam pertahanan dengan 3 tekel berhasil.
Penampilan impresif Yamal semakin menguatkan spekulasi mengenai peluangnya meraih Ballon d’Or 2026, yang pengumumannya dijadwalkan bulan depan. Pelatih Hansi Flick tidak ragu memberikan dukungan penuh.
“Tentu saja, dia pemain saya, seorang pemain dari Barcelona. Dia pantas memenangkan Ballon d’Or. Bagi saya, itu luar biasa,” ujar Flick, seperti dikutip dari ESPN. “Anda bisa melihat dalam setiap pertandingan bahwa dia istimewa. Tidak ada yang seperti dia. Saya pikir dia pantas mendapatkannya,” tambah pelatih asal Jerman itu.
Lamine Yamal memang masuk dalam daftar 30 kandidat peraih Ballon d’Or 2026. Peluangnya semakin terbuka lebar setelah ia juga berhasil membawa tim nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 beberapa waktu lalu, serta berkontribusi besar dalam kemenangan Barcelona meraih gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.