— Gelandang muda Barcelona, Lamine Yamal, kembali menegaskan pandangannya mengenai calon pemenang Ballon d’Or 2026. Ia meyakini bahwa persaingan untuk meraih penghargaan prestisius tersebut hanya akan mengerucut pada dua nama, yaitu dirinya sendiri dan Kylian Mbappe.

Yamal, yang merupakan salah satu nominator dalam daftar Ballon d’Or 2026, telah berulang kali menyatakan ambisinya untuk meraih Si Bola Emas tahun ini. Pencapaiannya di musim ini memang patut diperhitungkan. Ia berhasil membawa Barcelona meraih gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol. Selain itu, ia juga menjadi top skor tim di semua kompetisi dengan torehan 24 gol, serta mengantarkan Tim Nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia.

Menurut pandangan Yamal, kriteria untuk memenangkan Ballon d’Or seharusnya lebih dari sekadar pencapaian individu seperti memenangkan Liga Champions atau menjadi pencetak gol terbanyak dalam semusim. Ia berpendapat bahwa pemenang haruslah pemain yang benar-benar menonjol dan berbeda dari yang lain.

Pernyataan Yamal mengenai dominasi persaingan Ballon d’Or hanya antara dirinya dan Mbappe ini telah menuai beragam respons negatif. Beberapa pihak menilai opininya tersebut mendiskreditkan nominator lain, seperti Ousmane Dembele yang meraih Liga Champions, dan Harry Kane yang mencetak 73 gol musim lalu.

Namun, pemain keturunan Maroko dan Guinea Khatulistiwa ini tampaknya tidak terpengaruh oleh kritik yang dilayangkan kepadanya. Ia tetap teguh pada pendiriannya.

“Jika aku dan Mbappe tidak mengajukan diri, mereka akan bertanya mengapa kami tidak melakukannya. Mereka meminta kami untuk jujur, tetapi ketika kami jujur, mereka mengkritik kami,” ujar Yamal, mengutip dari AS Diario. Ia menambahkan, “Aku telah menyampaikan pendapat saya dengan jelas, dan aku tidak menyesal mengatakannya.”