— Jakarta – PT LRT Jakarta akan memulai uji coba operasional secara bertahap untuk rute Kelapa Gading-Manggarai. Masyarakat umum dapat turut serta dalam uji coba ini dengan melakukan pendaftaran melalui website resmi mulai tanggal 12 Oktober mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan tindak lanjut dari rapat bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan bertujuan untuk menyempurnakan layanan sebelum diresmikan. “Uji coba ini bagian untuk kita melakukan uji coba untuk penyempurnaan layanan. Jadi nanti uji coba ini kita menginginkan adanya masukan, saran, pendapat masyarakat, apa sih yang kurang,” ujar Budi saat meninjau langsung uji coba LRT di rute Kelapa Gading-Manggarai pada Kamis (10/9/2026).

Proses uji coba LRT Jakarta ini akan dibagi menjadi tiga tahapan, yang dijadwalkan berlangsung dari 10 September hingga 30 November 2026.

Tahap pertama dilaksanakan pada 10 hingga 16 September 2026, yang diperuntukkan bagi tamu undangan terpilih, termasuk perwakilan warga, tokoh masyarakat (key opinion leader/KOL), dan para jurnalis.

Selanjutnya, pada periode 17 September hingga 2 Oktober 2026, layanan LRT akan dibuka bagi masyarakat dan komunitas yang sudah melakukan registrasi sebelumnya. Selama tahap ini, LRT akan beroperasi selama tujuh jam setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Tahap terakhir, yang akan dimulai pada 12 Oktober hingga 30 November 2026, secara khusus membuka layanan uji coba LRT rute Kelapa Gading-Manggarai untuk masyarakat umum.

Budi Awaluddin menambahkan bahwa mekanisme pendaftaran rinci untuk masyarakat umum akan segera diumumkan melalui website LRT Jakarta. Pada fase awal uji coba, peserta akan menerima undangan khusus.

“Pertama uji coba melalui undangan, kedua nanti website yang bisa mendaftar,” tuturnya.

Dalam sesi uji coba hari ini, perjalanan mencakup rute dari Kelapa Gading hingga Manggarai. Budi mengonfirmasi bahwa masukan dari berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam uji coba sebelumnya telah dihimpun untuk perbaikan layanan lebih lanjut. “Iya, masukan-masukan sudah kami tampung semua dan terus kita perbaiki. Dan alhamdulillah sekarang sudah hampir selesai semua, dan kita melakukan uji coba lagi untuk meminta masukan dari masyarakat,” ungkapnya.

Selama periode uji coba, penumpang tidak akan dikenakan biaya. Selain itu, mereka juga akan diberikan kartu khusus untuk menguji sistem ticketing, termasuk mekanisme tap-in dan tap-out. “Sementara kita masih tidak dikenakan biaya dan tadi teman-teman kan dikasih kartu. Nah, kartu itu juga sambil mengecek bagaimana sistem ticketing kita, sudah bisa berjalan atau belum,” katanya.

Budi Awaluddin menekankan bahwa fokus utama dari uji coba hari ini adalah untuk memastikan kelancaran fungsi sistem gerbang (gate) dan ticketing. “Fokus tadi dari sistem gate, ticketing tadi dan alhamdulillah lancar. Baru nanti kita lihat bagaimana dalam perjalanan menuju ke sana,” imbuhnya.