— Real Madrid tengah menghadapi kritik terkait performa mereka di awal musim Liga Spanyol. Tim berjuluk Los Blancos ini dituding malas berlari berdasarkan data statistik terbaru.

Dalam tujuh pertandingan pertama, Real Madrid tercatat hanya meraih lima kemenangan dan menderita dua kekalahan. Kekalahan tersebut terjadi saat bertandang ke markas Real Betis dengan skor 0-1 dan melawan Atletico Madrid dengan skor 1-2. Hasil ini membuat Madrid tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen, Barcelona, dan kini berada di peringkat empat.

Sorotan tajam datang terkait jangkauan lari para pemain Madrid. Laporan dari Marca menyebutkan bahwa rata-rata jangkauan lari Madrid dalam tujuh laga awal hanya mencapai 83,46 kilometer per pertandingan. Angka ini merupakan yang terendah di antara 20 tim LaLiga, bahkan jauh di bawah rata-rata kompetisi yang mencapai 93,37 km. Sebagai perbandingan, Barcelona menempati posisi kedua dengan rata-rata total jangkauan lari mencapai 104,64 km per laga.

Menanggapi tudingan tersebut, bek kiri Real Madrid, Marc Cucurella, memberikan pandangannya. Ia merasa bahwa para pemain Madrid sebenarnya telah berusaha keras dalam berlari dan statistik tersebut muncul karena hasil minor yang diraih tim.

“Well, itu membuatku kaget karena kami sebenarnya banyak berlari,” ujar Cucurella kepada El Larguero. “Mungkin statistik itu dibicarakan sekarang karena kami kalah di derby dan kalah melawan Betis.”

Cucurella menambahkan bahwa jika Real Madrid memenangkan setiap pertandingan, isu mengenai statistik jangkauan lari tidak akan menjadi perbincangan.

“Seandainya kami memenangi setiap pertandingan, tidak akan ada pihak yang akan membicarakannya,” tegasnya. “Namun, pada akhirnya statistiknya memang demikian, jadi kami harus meningkatkannya, atau kami harus memenangi setiap pertandingan sehingga statistik-statistik semacam ini tidak dibahas. Mungkin, kami harus sedikit lebih berusaha lagi dan meningkatkan banyak hal sedikit lebih banyak,” pungkas Cucurella.