Jurnal Indonesia — Manchester – Manchester City berhasil meraih kemenangan tandang atas rival sekotanya, Manchester United, dalam laga lanjutan Premier League yang berlangsung di Old Trafford. Kemenangan ini mengukuhkan dominasi City di kandang MU dan mencatatkan rekor baru dalam sejarah Premier League.
Dalam pertandingan yang digelar Minggu (13/9/2026) malam WIB, City sukses membawa pulang tiga poin berkat gol tunggal Erling Haaland. Meskipun harus bermain dengan sepuluh pemain setelah kartu merah yang diterima Phil Foden, serta diwarnai kontroversi terkait potensi offside pada gol Haaland, City mampu mempertahankan keunggulan.
Kemenangan ini menjadikan Manchester City sebagai tim tamu pertama yang mampu meraih sepuluh kemenangan di Old Trafford dalam kompetisi Premier League. Catatan impresif ini mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Liverpool, yang telah delapan kali menang di markas MU. Arsenal dan Chelsea menyusul di belakangnya dengan masing-masing enam kemenangan.
Gelandang City, Elliot Anderson, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian timnya. “Kamilah penguasanya sekarang! Kami selalu tahu ini akan jadi pertandingan yang sulit,” ujarnya di situs resmi klub. Ia menambahkan, “Kehilangan Phil di awal tidak bagus buat kami tapi kami sepakat saat turun minum bahwa kemenangan akan membuat perasaan kami lebih baik. Kami bawa pulang tiga angka.”
Anderson juga mengakui bahwa kartu merah yang diterima Foden justru menjadi motivasi tambahan bagi timnya. “Itu memberi motivasi lebih untuk merebut poin. Sangat berat buat kami. Kami harus berlari dan berjuang lebih keras. Kami semua bersinar dan kami brilian,” jelasnya.
Kemenangan di derby Manchester ini melanjutkan tren positif Manchester City di awal musim. Tim asuhan Enzo Maresca ini berhasil meraih empat kemenangan dalam empat laga perdana Premier League. Dengan koleksi 12 poin, City kini menempel ketat Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris, hanya kalah selisih gol.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.