— Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari total 115 dakwaan pelanggaran finansial yang dituduhkan kepada klub sejak 2023. Dugaan pelanggaran ini mencakup periode 2009 hingga 2023, melibatkan persoalan laporan keuangan, pembayaran kepada pemain dan manajer, aturan profitabilitas dan keberlanjutan, regulasi UEFA, serta kewajiban klub untuk bekerja sama dalam proses investigasi.

Proses yang berjalan ini menimbulkan keheranan dari mantan chairman Manchester City periode 1998-2003, David Bernstein. Ia menilai proses tersebut telah berjalan terlalu lama dan tidak masuk akal jika banding terus berlarut-larut hingga bertahun-tahun.

“Hal ini seperti sengaja diulur-ulur, karena semakin lama masalah ini berlangsung, semakin rumit pula persoalannya,” ujar Bernstein kepada BBC, seperti dilansir dari The Athletic pada Jumat (25/9/2026). Ia menambahkan bahwa proses yang berlarut-larut ini sangat personal baginya karena menyangkut klub yang ia cintai.

Bernstein, yang dikenal sering bersuara lantang mengenai pengeluaran besar Manchester City, mengungkapkan rasa terkejut dan sakit hati mendengar kabar tersebut. Ia berpendapat bahwa hukuman yang dijatuhkan haruslah berat, meskipun bentuknya belum jelas.

Lebih lanjut, ia tidak menutup kemungkinan akan adanya gugatan hukum lebih lanjut antara klub-klub lain dan Manchester City. “Entah apakah akan ada gugatan hukum antara klub-klub lain dan Manchester City, saya tidak tahu, namun tidak ada habisnya masalah yang mungkin timbul akibat hal ini,” tutupnya.