Jurnal Indonesia — JAKARTA – Kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK menjadi modal penting bagi Manchester United menjelang bentrokan akbar kontra Manchester City di akhir pekan ini. Pertanyaan besar pun muncul, mampukah Setan Merah melanjutkan tren positif ini di Derby Manchester?
Pertandingan melawan Sabah FK di Liga Champions menjadi ajang pemanasan pertama bagi MU. Bertanding pada Jumat (11/9) dini hari WIB, skuat asuhan Erik ten Hag ini sukses mencetak empat gol melalui Matheus Cunha, Bruno Fernandes, Benjamin Sesko, dan Lisandro Martinez, sekaligus meraih kemenangan tanpa kebobolan.
Hasil gemilang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Manchester United dalam tiga pertandingan terakhir. Sebelumnya, setelah mengalami kekalahan mengejutkan dari Hull City dengan skor 0-2, MU berhasil bangkit dengan kemenangan meyakinkan atas Ipswich Town 5-2, sebelum akhirnya ditahan imbang 2-2 oleh Everton di laga tandang.
Namun, laju positif ini akan segera diuji dengan tantangan yang jauh lebih berat. Manchester United dijadwalkan akan menghadapi pemuncak klasemen liga, Manchester City, di kandang mereka sendiri, Old Trafford, pada Minggu (13/9) mendatang.
“Sudah pasti, ada dorongan kepercayaan diri yang besar di sini,” ujar Benjamin Sesko usai pertandingan melawan Sabah, seperti dikutip dari laman resmi klub. “Sekarang yang terpenting adalah memulihkan tenaga dengan baik dan pastinya fokus pada derby.”
Manchester City sendiri tampil impresif di bawah manajer baru Enzo Maresca, meraih kemenangan sempurna dalam empat pertandingan awal musim ini. Kendati demikian, Manchester United memiliki catatan positif dengan memenangi Derby Manchester terakhir pada Januari lalu dengan skor 2-0.
Perlu dicatat, Manchester United belum pernah mampu mengalahkan Manchester City secara beruntun di kompetisi domestik dalam enam tahun terakhir. Kemenangan beruntun terakhir yang diraih MU dalam Derby Manchester terjadi pada Januari 2020, saat mereka menang 1-0 di leg kedua semifinal Piala Carabao, diikuti kemenangan 2-0 di Liga Inggris dua bulan berselang.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.