Jurnal Indonesia — Manchester United harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Fulham dalam lanjutan Premier League yang digelar di Craven Cottage, Minggu (20/9/2026) malam WIB. Manajer interim MU, Michael Carrick, menyayangkan hasil tersebut dan menyebut timnya apes karena gol bunuh diri Lisandro Martinez.
Gol pembuka keunggulan Fulham tercipta pada menit ke-63 melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez. Bek asal Argentina itu salah mengantisipasi bola tepisan kiper Senne Lammens yang justru masuk ke gawangnya sendiri. Manchester United baru berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan melalui gol Matheus Cunha.
Carrick menilai timnya telah bermain cukup baik dan seharusnya bisa meraih kemenangan. “Saya rasa kami sudah melakukan cukup untuk memenangkan pertandingan. Saya pikir kami semestinya bisa menang,” ujar Carrick kepada BBC.
Menurutnya, gol bunuh diri Martinez menjadi faktor kesialan timnya. “Itu adalah own goal yang tidak menguntungkan, tetapi sebagian besar kami bermain bagus. Kiper mereka melakukan penyelamatan gemilang, di hari lain kami bisa mencetak dua atau tiga gol,” tambahnya.
Carrick juga mengapresiasi respons para pemainnya setelah tertinggal. “Saya senang dengan bagaimana kami merespons, para pemain tetap percaya diri dan terus melakukan hal yang benar. Saya pikir satu poin adalah minimal yang harus kami dapatkan,” tuturnya.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Manchester United. Setan Merah mencatatkan 25 tembakan dengan 7 mengarah ke gawang dan menguasai bola sebanyak 56 persen. Angka ini jauh di atas Fulham yang hanya menciptakan 12 percobaan tembakan dengan 6 tepat sasaran.
Hasil imbang ini memperpanjang tren kurang maksimal Manchester United di Liga Inggris musim 2026/2027. Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka belum meraih kemenangan, dengan catatan dua imbang dan satu kekalahan.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.