Politik

Ma’ruf Amin: Ada yang Ngomongnya Menghargai Ulama Tapi Usul Ijtima Tak Didengar

Jokowi dan Ma'ruf Amin
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menuju tempat peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis (26/7/2018). (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Jurnalindonesia.co.id – Keputusan Prabowo Subianto memilih Sandiaga Uno sebagai partner menghadapi Pilpres 2019 dianggap sebagai sikap tidak menghargai ulama.

Anggapan tersebut dilontarkan calon wakil presiden (cawapres) Ma’ruf Amin terkait Prabowo yang lebih memilih pendamping non ulama Sandiaga Uno ketimbang cawapres rekomendasi ijtima ulama.

Adapun figur yang direkomendasikan dalam ijtima yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama adalah Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufrie atau Ustaz Abdul Somad.

“Ada sebelah sana. Ngomongnya menghargai ulama, menghargai ulama tapi usul ijtima ulamanya tidak di-dengerin,” kata Ma’ruf di Kantor DPP PPP, Jakarta, Jumat (10/8).

Baca: GP Ansor: Duet Jokowi-Ma’ruf Kombinasi Ideal, Bikin NU Makin Solid

Ma’ruf menilai, sikap yang ditunjukkan Prabowo berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan oleh Joko Widodo. Justru, kata dia, Jokowi sangat menghormati ulama. Terbukti saat bertemu dengan Mustasyar PBNU Maimoen Zubair alias Mbah Moen. Jokowi disebut sangat menaruh hormat terhadap ulama kharismatik asal Rembang itu.

“Saya anggap Pak Jokowi, dia itu betul-betul menghargai ulama,” ujarnya.

Loading...

Selain itu, langkah Jokowi menunjuk Ma’ruf Amin sebagai cawapres juga sebagai bentuk penghargaan terhadap ulama.

Oleh Ketua MUI ini, tindakan Jokowi dianggap lebih konkret ketimbang Prabowo yang selalu menarasikan mendukung ulama.

“Penunjukkan saya itu, saya anggap penghargaan pada ulama. Pak Jokowi nggak bilang ‘saya bela ulama’, enggak pernah ngomong, tapi dia mengerjakan,” ujar Maruf.

Ma’ruf pun mengaku bersyukur bisa menjadi pendamping Jokowi. Meski tidak pernah bercita-cita, ia mengaku siap berjuang di Pilpres 2019 demi kepentingan bangsa.

Baca juga: Ma’ruf Amin: Saya Akan Rangkul Alumni 212

Loading...

Tulis pendapat anda