— Kylian Mbappe mengungkapkan rasa sakit hati usai kegagalan tim nasional Prancis di Piala Dunia 2026. Meskipun berhasil meraih penghargaan individu sebagai pencetak gol terbanyak, ia merasa pencapaian tersebut kurang memuaskan tanpa adanya gelar juara dunia.

Prancis harus mengakhiri langkahnya di turnamen akbar tersebut pada babak semifinal setelah kalah dari Spanyol. Di perebutan tempat ketiga, mereka juga tidak berhasil meraih kemenangan, kalah dari Inggris.

Meski demikian, performa gemilang Mbappe di lini serang membawanya meraih penghargaan Golden Boot atau Sepatu Emas. Penyerang yang kini bermain untuk Real Madrid itu berhasil mencetak 10 gol dari delapan pertandingan yang ia lakoni.

Namun, penghargaan individu tersebut tetap terasa hampa bagi Mbappe mengingat Prancis gagal membawa pulang trofi Piala Dunia 2026. Ia menyatakannya melalui unggahan di media sosial pribadinya.

“Kami tidak membawa pulang trofi bersama. Ini menyakitkan dan akan terus menyakitkan untuk sementara waktu,” tulis Mbappe. Ia menambahkan, “Saya tidak akan berpura-pura sebaliknya. Saya bangga memenangi Golden Boot, tapi akan jauh lebih berarti kalau ada Piala Dunia di sampingnya.”

Mbappe menyadari bahwa timnya mungkin berutang akhir cerita yang lebih baik kepada para penggemar. Namun, ia menekankan bahwa hasil akhir tidak selalu bisa dipilih. “Kami memilih apa yang bisa kami kerahkan dan kami sudah habis-habisan. Itu yang bisa kami banggakan,” tuturnya.