Jurnal Indonesia — Meta mengadopsi langkah tidak konvensional untuk meredam biaya komponen memori yang melonjak: memanfaatkan kembali modul RAM DDR4 dari server yang sudah tidak aktif.
Modul DDR4 lawas itu dipasangkan ke platform server AI terbaru yang secara pabrikan hanya mendukung DDR5. Kuncinya adalah sebuah chip ASIC CXL 2.0 kustom yang dikembangkan untuk menjembatani perbedaan generasi memori.
Arsitektur MemServers dan Vistara
Chip bernama “Vistara” berfungsi sebagai pengontrol yang memungkinkan DIMM DDR4 beroperasi berdampingan dengan memori DDR5 pada satu sistem tanpa menimbulkan masalah kompatibilitas signifikan maupun penalti latensi berat.
Server AI baru yang disebut “MemServers” memakai prosesor AMD Epyc Turin. Meski prosesor tersebut secara teknis tidak mendukung DDR4, integrasi Vistara memungkinkan tiap unit menyusun konfigurasi memori hibrida dengan total 1 TB, terdiri dari:
- 768 GB RAM DDR5-6400 sebagai memori utama berkecepatan tinggi.
- 256 GB RAM DDR4-2400 yang dihubungkan lewat Vistara dan CXL.
Pisahkan Data ‘Panas’ dan ‘Dingin’
Perangkat lunak pada Vistara mengelola kumpulan RAM DDR4 sebagai NUMA node terpisah tanpa CPU. Pendekatan ini memisahkan penyimpanan data berdasarkan frekuensi akses.
Data yang sering diakses (hot pages) ditempatkan di DDR5 berkecepatan tinggi, sementara data yang jarang dipakai (cold pages) dialihkan ke kumpulan DDR4 yang lebih lambat.
Untuk memastikan komponen lawas dikenali oleh sistem modern, tim teknis juga memodifikasi driver CXL pada sistem operasi Linux yang digunakan.
Penghematan Tanpa Mengorbankan Performa
Desain MemServers ini diklaim memangkas kebutuhan jumlah server inferensi AI hingga 25% dan mengurangi beban sistem tambahan seperti job-restart dan fragmentasi sebesar 33%.
Hasilnya, Meta mampu menekan belanja infrastruktur secara signifikan sambil mempertahankan kapabilitas pemrosesan AI.
Alternatif Dan Tren Industri
Pendekatan serupa mulai muncul di kalangan penyedia teknologi lain. Perusahaan semikonduktor Panmnesia juga mempresentasikan chip pengontrol CXL kustom pada konferensi ISCA 2026 sebagai alternatif untuk menggabungkan perangkat keras beda generasi demi efisiensi biaya.
Ikuti Jurnal Indonesia
