— East Rutherford – Momen hangat mewarnai akhir final Piala Dunia 2026 ketika Lionel Messi memberikan pelukan kepada bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Usai pertandingan, Yamal mengungkapkan pesan yang disampaikan oleh kapten Argentina tersebut kepadanya.

Spanyol berhasil mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 berkat gol dari pemain pengganti, Ferran Torres, di babak perpanjangan waktu. Kemenangan ini mengantarkan tim Matador meraih gelar Piala Dunia kedua mereka, setelah sebelumnya sukses pada tahun 2010.

Sebelum seremoni penyerahan trofi, sempat terjadi insiden keributan kecil di antara pemain kedua tim yang kini tengah dalam penyelidikan FIFA. Potensi sanksi bagi pemain yang terlibat pun mengancam.

Di tengah tensi yang sempat memanas tersebut, Lionel Messi terlihat memeluk bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Pemain yang kini baru berusia 19 tahun itu telah mengukir sejarah dengan meraih gelar juara Eropa dan dunia. Banyak yang menganggap momen ini sebagai simbol Messi menyerahkan tongkat estafet masa depan sepak bola kepada Yamal.

Lamine Yamal, yang kerap disandingkan dengan performa megabintang Barcelona tersebut, mengaku sangat tersentuh oleh perlakuan Messi. “Dia mengatakan kepadaku agar terus mengikuti jalanku sendiri dan masa depannya milik generasi kami,” ujar Yamal seperti dikutip dari Metro.

Yamal menambahkan bahwa kata-kata tersebut memiliki arti yang sangat dalam baginya. “Kata-kata tersebut sama berharganya dengan medali emas yang menggantung di leherku,” tuturnya.

Bintang muda Spanyol itu tak menyangka bisa berada di momen bersejarah tersebut. “Jika ada seseorang yang bilang kepadaku beberapa tahun lalu bahwa aku akan berada di sini mengangkat trofi Piala Dunia setelah bermain melawan Lionel Messi, aku akan berpikir bahwa mereka itu sudah gila,” pungkasnya.